Wabah Virus Corona, KA Bandara Soekarno-Hatta Beroperasi Normal

JAKARTA – Ketika sejumlah publik di Jakarta, seperti MRT dan TransJakarta, diberlakukan pembatasan perjalanan terkait , tidak demikian dengan Kereta Internasional . Operasional KA Bandara masih normal, yakni 70 perjalanan setiap hari, sedangkan di Bandara Kualanamu juga masih tetap 50 perjalanan setiap hari.

Diah Suryandari, Humas PT Railink - poskotanews.com

Diah Suryandari, Humas PT Railink – poskotanews.com

“Saat ini, operasional KA Bandara masih normal, dengan 70 perjalanan setiap harinya untuk di Jakarta dan 50 perjalanan setiap hari untuk Medan,” jelas Humas PT Railink, Diah Suryandari, dilansir Kompas. “Selain itu, operasional KA Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta tetap seperti biasa, yakni setiap 30 menit sekali.”

Meski demikian, untuk meminimalkan penyebaran virus corona, perusahaan melakukan beberapa upaya, antara lain menempatkan hand sanitizer di tujuh stasiun yang dilalui KA Bandara, baik di Medan maupun Jakarta. PT Railink juga mengambil kebijakan bagi calon penumpang yang teridentifikasi suhu badan 38 derajat Celcius atau lebih, tidak bisa naik KA Bandara.

Menurut keterangan resmi PT Railink, pada saat di stasiun, nantinya calon penumpang akan diperiksa suhu badan oleh petugas di dekat vending machine (VM) atau meja informasi (POS). Bagi calon penumpang dengan suhu badan 38 derajat Celcius atau di atasnya yang membawa pendamping, tiket dapat dikembalikan penuh maksimal dua orang dalam satu kode booking dan maksimal dua orang jika berbeda kode booking.

“Tidak hanya melakukan pencegahan lewat pengguna, namun kebersihan terhadap sarana dan fasilitas di stasiun pun selalu dijaga,” sambung Diah. “PT Railink juga memastikan kebersihan kereta dengan melakukan pencucian dan pembersihan interior KA Bandara dengan desinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona.”

PT Railink juga mengimbau kepada penumpang yang akan menggunakan layanan KA Bandara untuk menjaga kebersihan tangan secara rutin, terutama sebelum memegang mulut, hidung, dan mata setelah memegang instalasi publik. Penumpang juga diimbau mengenakan penutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk.