Trafik Bandara Soetta Akhir November 2020 Tembus 722 Penerbangan

Jakarta II (Persero) kembali mencatatkan angka tertinggi di akhir pekan bulan November 2020. Pada tanggal 29 November 2020, lalu lintas di , Tangerang, Banten mencetak angka tertinggi secara harian dengan 722 penerbangan yang terdiri dari 363 keberangkatan dan 359 kedatangan.

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) - solo.tribunnews.com

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) – solo.tribunnews.com

Selama masa pandemi virus corona (Covid-19) ini, angka tertinggi trafik penerbangan secara harian terjadi pada tanggal 20 November 2020 dengan sebanyak 705 penerbangan. “Di tengah tren positif ini, PT Angkasa Pura II dan stakeholder berkomitmen untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” kata Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Selasa (1/12), seperti dilansir Bisnis.

Lebih lanjut Awaluddin menuturkan bahwa tren penerbangan yang positif sejalan dengan perlindungan konsumen. Di samping itu, juga upaya AP II dalam memberi informasi pada publik secara berkala, serta inovasi untuk mendukung perjalanan dengan pesawat. “Kepercayaan masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan pesawat dari bandara-bandara AP II semakin meningkat dari waktu ke waktu di tengah pandemi ini,” jelas Awaluddin.

Menjelang akhir tahun 2020, AP II juga bersiap untuk mendukung kelancaran Angkutan Natal dan Tahun Baru 2020/2021 di 19 bandar udara yang berada di bawah pengelolaannya. AP II berupaya untuk memastikan 3 hal bagi pihak maskapai untuk mengantisipasi bila ada kebutuhan penerbangan tambahan di masa angkutan Nataru.

Tiga hal yang dimaksud adalah memastikan ketersediaan slot waktu penerbangan bagi maskapai, memastikan maskapai mendapat alokasi penerbangan tambahan (extra flight), dan memastikan adanya perpanjangan jam operasional di bandara AP II apabila diperlukan. Ketiga hal itu adalah rangkaian upaya AP II untuk mengakomodir apabila ada kebutuhan tambahan penerbangan selama periode angkutan Nataru.

“Slot time, extra flight, dan perpanjangan jam operasional bandara dapat mengakomodir kebutuhan saat Angkutan Nataru. Perpanjangan jam operasional bandara juga dapat membagi penerbangan agar tidak terkonsentrasi di jam-jam tertentu sehingga physical distancing di bandara tetap terjaga,” tandas Awaluddin.