Terminal Bandara Soekarno Hatta Batik Air

Mulai tanggal 21 Januari 2015, terjadi perpindahan Terminal Keberangkatan dan Kedatangan di Soekarno Hatta (CGK) untuk (ID) sebagai berikut:

Keberangkatan: Semua penerbangan Batik Air dari Jakarta (CGK) ke semua destinasi berangkat dari Terminal 1C

Kedatangan: Semua penerbangan Batik Air dengan tujuan Jakarta (CGK) tiba di Terminal 1Cbatik-air-bandara-soekarno-

Pemindahan ini dilakukan karena terminal 1C kini telah terbangun secara lengkap dan lebih nyaman. Sebelumnya, maskapai Batik Air beroperasi di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, yang melayani melayani pemberangkatan dan internasional untuk maskapai Air Asia, Malaysia Air Asia, Batik Air, dan Thai Asia.

Sehari-hari terminal 3 dipenuhi oleh para yang datang dan hendak berangkat ke kota-kota di Indonesia seperti Surabaya, Medan, Denpasar, Yogyakarta, juga para yang hendak melakukan penerbangan internasional diantaranya ke Kuala Lumpur dan Bangkok.

Sebagaimana diungkapkan oleh Direktur Utama Batik Air Ahmad Luthfie, alasan pemindahan terminal Batik Air di Bandara Soekarno Hatta ini adalah karena di terminal 1C telah terdapat banyak pertokoan, cafe, dan restoran. Selain itu di Terminal C juga memiliki lokasi parkir yang lebih luas. Alasan lain yang menjadi faktor utama kepindahan maskapai Batik Air ke Terminal 1C adalah karena ketersediaan tempat parkir pesawat yang lebih luas pasca perbaikan oleh pihak pengelola Bandara Soekarno Hatta.

Pemindahan maskapai Batik Air dari terminal 3 ke terminal 1C ini bersamaan dengan dibukanya rute Batik Air untuk penerbangan internasional yakni ke Singapura.

Perpindahan Batik Air ini diharapkan dapat menaikkan tingkat keterisian bangku. Pihak Batik Air telah mentargetkan pada musim liburan tingkat keterisian bangku pesawat bisa terus mencapai 100 persen setelah sebelumnya Batik Air berposisi stabil di tingkat keterisian bangku pesawat sebesar 80%.

Batik Air adalah anak perusahaan dari Lion Air yang diresmikan pada bulan Maret 2013. Sejauh ini dari Bandara Soekarno Hatta Batik Air telah melayani rute-rute penerbangan domestik seperti Jakarta – Medan, Jakarta – Semarang, Jakarta – Solo, dan Jakarta – Surabaya.

Pada September 2015 lalu, Batik Air telah menambahkan 6 rute baru yaitu Jakarta-Pekanbaru, Jakarta-Pontianak, Jakarta-Bengkulu, Jakarta-Kupang, Jakarta-Lombok, dan Jakarta-Padang. Sementara tambahan frekuensi penerbangan dilakukan pada rute Jakarta-Palembang.

Saat ini Batik Air memiliki 30 unit pesawat yang terdiri dari 14 unit Boeing 737 – 800, 6 unit Boeing 737 – 900ER dan 10 Airbus A320 CEO.