Tangerang Bakal Bangun Tol Pakuhaji-Bandara Soekarno-Hatta

Pemerintah Kabupaten Tangerang saat ini sedang merencanakan untuk melakukan yang menghubungkan Pakuhaji, Sepatan Timur, Neglasari, dan Internasional . Tol yang kemungkinan memiliki panjang 13,4 km tersebut juga akan menghubungkan dengan Bandara 2 yang akan dibangun di Pulau 4 reklamasi, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono Saat Memantau Pembangunan Jalan Tol Serpong-Balaraja – kumparan.com

“Trase jalan sudah ditentukan dan persiapan pembebasan ,” papar Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Slamet Budi Mulyanto, dikutip dari Tempo. “Jalur tol ini nantinya akan melewati Kecamatan Pakuhaji, Sepatan Timur, Neglasari (Kota Tangerang), dan Bandara Soekarno-Hatta. Ada sejumlah aset desa, jalan-jalan di Kabupaten Tangerang yang tergusur, masih dalam pendataan.”

Ia melanjutkan, jalan tol ini nantinya juga akan terkoneksi dengan jalan-jalan utama Kabupaten Tangerang, sehingga jaringan jalan akan saling terhubung. Jalan tol tersebut dibangun dengan tujuan untuk menopang pertumbuhan ekonomi di wilayah utara Tangerang yang kini sudah berangsur menjadi kota baru Pantura. “Di Pantura, saat ini sudah ada PIK 2 (Pantai Indah Kosambi), kawasan wisata, bisnis, dan industri perdagangan,” imbuh Budi.

Jalan tol ini nantinya akan digarap oleh PT Mitra Kerta Raharja (MKR), PT Agung Intiland, dan PT Bumi Bandara Indah. Menurut Direktur Utama PT MKR, Akip Samsudin, pembangunan jalan tol yang akan menyedot dana Rp6 triliun ini ditargetkan dimulai tahun 2023 dan diharapkan selesai pada tahun 2025. Jalan tol ini akan menggusur 164 hektar lahan, dan 30 persen status tanahnya sudah bebas.

Sementara itu, dijelaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, pihaknya saat ini merencanakan empat jalan tol baru. Selain tol Bandara Soekarno-Hatta, juga ruas tol Serpong-Balaraja, ruas tol Kamal-Teluknaga Rajeg-Balaraja (Tol Kataraja), dan ruas tol Semanan-Balaraja (Tol Serbaraja). Sebagian proses perizinan diklaim sudah mendapatkan persetujuan dari kementerian terkait.

“Empat ruas tol ini merupakan bagian rencana Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, dalam memenuhi kebutuhan sarana bagi masyarakat Kabupaten Tangerang di masa mendatang,” katanya, dilansir dari CNN Indonesia. “Bupati melihat kebutuhan akses jalan atau akan menjadi kebutuhan jangka panjang yang bakal dinikmati anak cucu kita.”