Sriwijaya & NAM Air Sediakan Swab Test PCR Harga Rp550 Ribu, Ini Lokasinya

Jakarta dan NAM Air menyediakan swab test PCR untuk para . Disediakannya pemeriksaan tersebut diharapkan bisa memudahkan calon penumpang dalam melengkapi berkas persyaratan yang dibutuhkan. tes swab PCR Sriwijaya Air dan NAM Air ini hadir di sejumlah kota yang ada di Indonesia, mulai dari Kota Jakarta, Tangerang, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

Layanan tes swab pendeteksi virus corona - ayobandung.com

Layanan tes swab pendeteksi virus corona – ayobandung.com

Adapun harga tes swab PCR yang ditawarkan sebesar Rp550 ribu dengan pembelian yang hanya dilakukan di Kantor Perwakilan Sriwijaya Air. Tarif tersebut berlaku khusus penumpang pesawat Sriwijaya Air dan NAM Air. Para calon penumpang yang melakukan swab test PCR akan memperoleh hasil pemeriksaannya dalam waktu 1 hari.

“Hasil test sudah otomatis masuk ke dalam e-HAC Indonesia. Khusus PCR test bagi penumpang Sriwijaya Air & Nam Air hanya dapat digunakan sebelum tanggal keberangkatan terbang serta berlaku untuk All Rute,” demikian bunyi pengumuman di laman resmi Sriwijayaair.co.id. Hasil pemeriksaan nantinya berupa soft copy yang dikirimkan ke alamat e-mail yang sudah didaftarkan oleh penumpang.

Dikutip dari informasi di akun Instagram resmi Sriwijaya Air, @sriwijayaair, lokasi tes swab PCR di Jakarta berlokasi di Laboratorium Swabaja Sunda Kelapa, Lab Swabaja Golden Kemayoran, Kelapa Gading, dan Terogong. Kemudian di Tangerang berlokasi di Lab Swabaja Tangerang City dan Gading Serpong. Lalu, di Semarang terletak di Sriwijaya Distrik Semarang, di Surabaya berada di Sriwijaya Air Distrik Surabaya, dan di Makassar mengambil tempat di Sriwijaya Air Distrik Makassar.

Apabila hasil pemeriksaan positif, maka calon penumpang akan disarankan untuk menghubungi hotline Covid-19 nasional atau melakukan karantina mandiri, tergantung dari kondisi fisik pasien. Sesuai dengan SE (Surat Edaran) No 16/2021, calon penumpang pesawat dari dan ke Pulau Jawa dan Bali, serta daerah yang ditetapkan sebagai daerah dengan kategori PPKM Level 4 dan Level 3, wajib memenuhi persyaratan seperti menunjukkan kartu vaksin (minimal dosis pertama) dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.