Skytrain Kembali Beroperasi Secara Reguler di Bandara Soekarno-Hatta

Cengkareng – PT Angkasa Pura (AP) II kembali mengoperasikan layanan Automated People Mover System (APMS) atau di , Tangerang, Banten sejak Rabu (15/6) lalu. atau Kalayang sendiri adalah moda transportasi berbasis rel yang menghubungkan Terminal 1, 2, dan 3, serta Stasiun KA Bandara yang disediakan secara gratis untuk maupun pengunjung Bandara Soetta.

Skytrain Bandara Soekarno-Hatta - id.wikipedia.org

Skytrain Bandara Soekarno-Hatta – id.wikipedia.org

“Sebelumnya sempat dihentikan pada April 2020 karena dampak dari pandemi covid-19, lalu kembali beroperasi pada April 2022 guna mendukung penyelenggaraan angkutan Lebaran, dan dihentikan lagi untuk perawatan. Hingga saat ini kami kembali mengoperasikan kembali hingga seterusnya. Layanan ini (Kalayang) tersedia setiap harinya pada pukul 06.00 WIB-21.00 WIB,” kata Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muardi, Kamis (16/6), seperti dilansir dari Medcom.

Pengoperasian Skytrain secara reguler juga sejalan dengan pemulihan trafik atau lalu lintas penerbangan. Berdasarkan data Angkasa Pura II, saat ini jumlah penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta rata-rata sudah mencapai sekitar 100.000-120.000 orang per hari.

“Ini menandakan Bandara Soekarno-Hatta dapat dengan cepat melakukan penyesuaian operasional dan layanan dengan memperhatikan situasi terkini di tengah pandemi. Ketika lalu lintas penerbangan mulai mengalami pemulihan, maka kami melakukan penyesuaian layanan dan fasilitas termasuk mengoperasikan Skytrain secara reguler,” ujarnya.

Lebih lanjut Holik mengungkapkan bahwa fasilitas Skytrain ini disediakan secara gratis. Dengan beroperasinya Skytrain secara reguler, ia berharap bisa meningkatkan standar pelayanan bagi para pengguna jasa di Bandara Soekarno-Hatta.

“Sehingga, penumpang pesawat dan pengunjung di Bandara Soekarno-Hatta dapat semakin nyaman dan mudah untuk berpindah satu terminal penumpang ke terminal penumpang lainnya. Termasuk (juga) dari Stasiun Kereta Bandara menuju terminal penumpang atau sebaliknya,” papar Holik.

Holik menjelaskan, Kalayang atau Skytrain tersebut akan berputar di sejumlah shelter di Bandara Soekarno-Hatta. Rute shelter itu meliputi Terminal 1-Stasiun Kereta Bandara-Terminal 2-Terminal 3, dan sebaliknya. Pada setiap shelter, Skytrain hanya akan berhenti selama 1 menit. Skytrain secara bergiliran mendatangi setiap shelter per 13 menit.