Pesawat China Airlines Berasap Saat Hendak Take Off di Bandara Soetta

Jakarta CI 762 Jakarta-Taipei mengeluarkan asap ketika hendak take off atau lepas landas di , Tangerang, Banten, Kamis (6/7) kemarin pada pukul 14.00 WIB.

Pesawat China Airlines CI 762 tujuan Taipe mengalami kerusakan di Bandara Soekarno-Hatta - tirto.id

Pesawat China Airlines CI 762 tujuan Taipe mengalami kerusakan di Bandara Soekarno-Hatta – tirto.id

Menurut Humas PT Angkasa Pura (AP) II Yado Yarisman, kala itu seluruh telah berada di dalam pesawat. Kemudian saat mesin dinyalakan muncul kepulan asap dari bagian Auxiliary Power Unit (APU) pesawat dan keberangkatan pun akhirnya tertunda. APU sendiri adalah semacam saluran pembuangan di bagian belakang pesawat. Kejadian tersebut berlangsung di landasan parkir D 71 Terminal 2 Bandara Soetta.

“Namun tidak ada percikan api,” ujar Yado, Kamis (6/7) seperti dilansir Tirto. Sementara itu Manager Tower & APP TMA Jakarta Air Traffic Service Center, menuturkan jika asap tebal keluar dari bagian mesin pesawat sesaat sebelum take off. “Pesawat yang akan berangkat, setelah mengajukan ATC (Air Traffic Controller) untuk clearance, minta stop engine. Setelah stop engine, tiba-tiba muncul asal tebal,” papar Tory.

Karena adanya kejadian yang tak diharapkan tersebut, Kapten Pilot Ali Ibrahim dan Kopilot Peng Chen Yin akhirnya memutuskan untuk menunda keberangkatan dan membiarkan teknisi melakukan pengecekan mesin pesawat. Selama pengecekan berlangsung, para penumpang tak dievakuasi ke luar pesawat.

“Atas kejadian tersebut penumpang pesawat sebanyak 165 pax (14 bisnis, 10 premium & 141 ekonomi) dan 17 crew tidak dievakuasi keluar pesawat sampai dengan proses clearance (izin terbang),” papar Yado.

Walau sempat menimbulkan kepanikan, PT Angkasa Pura (AP) II memastikan bahwa tak ada jadwal penerbangan lain yang terganggu akibat insiden tersebut. Pesawat China Airline yang sedianya dijadwalkan berangkat pukul 14.10 WIB akhirnya mengalami delay dan baru diizinkan terbang pada pukul 15.30 WIB. “Situasi aman dan kondusif,” tutur Yado.