Jelang Libur Waisak, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Kembali Meningkat

Cengkareng – Ribuan terlihat memadati Internasional , Tangerang, Banten sejak Jumat (13/5) pagi. Para penumpang ini memanfaatkan momen libur panjang setelah cuti Lebaran untuk pergi berwisata atau mengunjungi kerabatnya.

Penumpang memakai masker di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta - travel.kompas.com

Penumpang memakai masker di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta – travel.kompas.com

Menurut data dari PT Angkasa Pura (AP) Cabang Kantor Bandara Soetta, tren peningkatan penumpang pesawat mulai terlihat setelah 2 hari yang lalu mengalami penurunan. Kenaikan penumpang itu bertepatan dengan libur Hari Raya Waisak.

Di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, penumpang terpantau telah memadati area check-in untuk bersiap pergi liburan. Seperti diketahui, pada Senin (16/5) depan merupakan Hari Raya Waisak, sehingga sebagian besar masyarakat memanfaatkan momentum long weekend ini untuk berlibur.

Pada Jumat (13/5) kemarin, tercatat ada sebanyak 131 ribu penumpang atau meningkat sebesar 10 persen dibanding beberapa hari yang lalu. Sedangkan untuk pergerakan pesawat mencapai 885 penerbangan.

Salah satu penumpang bernama Riyuri menuturkan bahwa libur kali ini ia manfaatkan untuk pulang ke kampung halaman, setelah sempat tertunda pada Hari Raya Idul Fitri beberapa waktu lalu, sebab ia harus tetap bekerja. “Pas periode mudik kemarin enggak pulang, soalnya masuk kerja karena di bidang pelayanan. Jadi, kesempatannya baru ada sekarang,” ungkapnya, seperti dilansir dari TVOnenews.

Sedangkan penumpang lain bernama Orin mengungkapkan bahwa waktu libur ini dipergunakannya untuk pergi ke Kalimantan Timur. “Mau liburan ke Kalimantan Timur, lumayan dapat 4 hari libur,” bebernya.

Walau demikian, penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta sebagian besar didominasi oleh kedatangan. Persentasenya sebanyak 60 persen penumpang di area kedatangan dan 40 persen penumpang di area keberangkatan.

Tak jauh berbeda dari musim mudik Lebaran, pada libur kali ini syarat penerbangan domestik masih sama. Calon penumpang yang sudah melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster tak wajib membawa bukti tes Covid-19, baik antigen atau RT-PCR. e-HAC akan menilai kelayakan terbang berdasar hasil tersebut.

Sedangkan penumpang yang sudah melakukan vaksin dua wajib membawa hasil negatif tes antigen maksimal 1×24 jam atau tes RT-PCR maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan. Penumpang yang baru vaksinasi satu kali wajib menunjukkan dokumen hasil tes RT-PCR maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.