Agustus 2021, Jumlah Penumpang Pesawat Domestik Tumbuh 7,26%

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa selama bulan Agustus 2021 mencapai 1,1 juta, tumbuh 7,26 persen jika dibandingkan bulan Juli 2021. Akan tetapi, jumlah tersebut masih mengalami penurunan yang cukup drastis sebesar 46,24 persen apabila dilihat secara year-on-year. Secara kumulatif, jumlah penumpang rute juga turun sebanyak 18,26 persen.

Penumpang memakai masker di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta - travel.kompas.com

Penumpang memakai masker di terminal 3 – travel.kompas.com

“Kenaikan jumlah penumpang penerbangan domestik ini searah dengan perbaikan mobilitas,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono, Jumat (1/10), seperti dilansir Beritasatu.

Menurut data BPS, peningkatan jumlah penumpang pesawat domestik terjadi di Bandara Juanda Surabaya sebesar 31,58 persen dan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang sebesar 28,57 persen. Sedangkan, jumlah penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan Bandara Ngurah Rai Denpasar turun masing-masing sebesar 10,16 persen dan 5,20 persen. “Diikuti juga Bandara Kualanamu Medan sebesar 3,31 persen,” imbuh Margo.

Adapun jumlah penumpang udara domestik terbesar ada di Bandara Soetta yang mencapai 321.300 orang atau 30,09 persen dari total penumpang domestik. Kemudian, disusul oleh Bandara Juanda Surabaya sebanyak 97.500 orang atau 9,13 persen. Sedangkan jumlah penumpang angkutan udara domestik selama periode Januari-Agustus 2021 sebanyak 17,7 juta orang, turun 18,26 persen dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 21,6 juta orang.

Jumlah penumpang terbanyak di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 4,4 juta orang atau menyumbang 24,83% dari keseluruhan penumpang domestik, lalu disusul oleh Bandara Juanda sebanyak 1,5 juta orang atau 8,42%.

Kenaikan jumlah penumpang juga terjadi untuk tujuan luar negeri atau rute internasional. “Jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri atau internasional pada Agustus 2021 sebanyak 44,6 ribu orang, naik 3,00 persen dibanding keadaan pada bulan Juli 2021,” papar Margo. Jika ditinjau secara kumulatif dari Januari-Agustus 2021, jumlah penumpang internasional sebanyak 356.600 orang atau turun 89,75 persen dari periode yang sama tahun 2020.

Peningkatan jumlah penumpang Internasional terjadi di Bandara Ngurah Rai Denpasar sebesar 100 persen. Akan tetapi, di Bandara Juanda Surabaya terjadi penurunan jumlah penumpang sebesar 60 persen, dan Bandara Kualanamu Medan turun 50 persen. “Sementara di Bandara Soekarno-Hatta Banten relatif tetap dan di Bandara Hasanuddin, Makassar masih tidak ada penumpang,” ucapnya.

Jumlah penumpang internasional terbesar ada di Bandara Soekarno-Hatta, yakni sebesar 94,84 persen atau sebanyak 42,3 ribu orang dari total penumpang ke luar negeri. “Diikuti Ngurah Rai-Denpasar sebanyak 0,4 ribu orang atau 0,90 persen,” tutupnya.