Pastikan Keselamatan Penerbangan, Menhub Ramp Check Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA – Pasca-insiden jatuhnya SJ-182, kelaikan terbang menjadi sorotan. Karena itu, pada Minggu (17/1) kemarin, , Budi Karya Sumadi, melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check di Internasional untuk memastikan kelayakan pesawat yang terbang.

Menhub, Budi Karya Sumadi, melakukan inspeksi keselamatan/ramp check pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta – www.katakini.com

“Hari ini kami melaksanakan ramp check, suatu proses ketika semua pesawat yang akan berjalan dilakukan pengecekan terhadap fungsi mesin, fungsi pergerakan, dan lain sebagainya,” papar Budi, dilansir dari Kompas. “Oleh karenanya, kami pastikan bahwa seluruh pesawat yang akan take off di semua bandara di Indonesia telah memiliki suatu kualifikasi laik.”

Budi melanjutkan, pelaksanaan ramp check dilakukan oleh para inspektur dari Ditjen Perhubungan Udara untuk memastikan kelaikudaraan pesawat yang akan terbang. Ramp check ini dilakukan secara terjadwal maupun tidak terjadwal atau sewaktu-waktu. Pada kesempatan kemarin, ramp check dilakukan pada pesawat nomor registrasi PK-LBH.

“Dalam kegiatan ramp check ini, dilakukan pengecekan pada seluruh aspek, baik badan pesawat maupun dokumen terkait pesawat,” jelas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto. “Kami tadi langsung on site mengecek pesawat Batik Air, kami cek log book-nya, cek fisiknya, cek pilotnya, dan cek personelnya. Kemudian, catatan-catatan apa yang ada di history di dalam pesawat. Ini semua dipastikan untuk menjamin keselamatan, bahwa semuanya berjalan dengan sebagaimana mestinya.”

Sementara, Direktur Utama , Muhammad Awaluddin, mengatakan bahwa operator bandara mendukung keselamatan , khususnya terkait pergerakan pesawat di bandara. Di Bandara Soekarno-Hatta saat ini, juga telah diimplementasikan konsep berbasis , yakni Airport Collaborative Decision Making (A-CDM) yang dapat meningkatkan kolaborasi antara PT Angkasa Pura II selaku operator bandara dengan penyedia jasa navigasi penerbangan yakni AirNav Indonesia, maskapai, penyedia jasa ground handling, dan stakeholder lainnya guna meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta keselamatan penerbangan.

Pada Sabtu sore, tanggal 9 Januari 2021 lalu, pesawat Sriwijaya Air SJ-182, yang melakukan penerbangan dari Jakarta menuju Pontianak, jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Diketahui, pesawat Sriwijaya Air yang membawa 62 dilaporkan hilang kontak. Menurut Bupati Kepulauan Seribu, pesawat tersebut jatuh di sekitar Pulau Laki.