Era Normal Baru, 4 Maskapai Kembali Terbang Jakarta-Banyuwangi PP

Mulai awal Juli 2020 kemarin, empat maskapai penerbangan kembali melayani Jakarta menuju PP pada masa transisi menuju era new normal. Empat maskapai yang kembali beroperasi tersebut adalah , Indonesia, , dan , namun dengan kapasitas yang dikurangi guna mencegah penularan COVID-19.

Beberapa maskapai kembali terbang Jakarta-Banyuwangi – www.liputan6.com

“Kami melayani satu kali penerbangan setiap pekan pada minggu pertama, kemudian menjadi tiga kali per pekan pada minggu kedua dan seterusnya, yakni setiap hari Rabu, Jumat, dan Minggu,” tutur Kepala Garuda Indonesia cabang Banyuwangi, Samsudin, dilansir Antara. “Kapasitas normal kami 96 tempat duduk. Namun, selama pandemi, kami menetapkan hanya 70 persen yang terisi, agar jarak fisik bisa maksimal dilakukan, atau tersedia sekitar 67 tempat duduk setiap kali penerbangan.”

Samsudin melanjutkan, untuk tahap awal, sebanyak 39 seat telah terjual untuk rute Jakarta-Banyuwangi dan 27 seat terjual untuk rute Banyuwangi-Jakarta. Ke depan, jika kondisi sudah normal, pihaknya akan merencanakan terbang yang lebih banyak. “Insya Allah Agustus 2020, jika kondisi normal kembali, kami akan terbang seminggu empat kali,” katanya.

Seperti Garuda Indonesia, Citilink Indonesia untuk sementara ini juga akan melayani penerbangan Jakarta-Banyuwangi tiga kali dalam sepekan, yakni pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. Kebijakan yang dilakukan maskapai selama pandemi COVID-19 ini antara lain pengaturan jarak aman antar-penumpang, dengan memangkas kapasitas tempat duduk menjadi 70 persen saja.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, menyambut baik dibukanya kembali penerbangan beberapa maskapai yang melayani rute Jakarta-Banyuwangi PP. Menurut dia, wilayahnya terus melakukan persiapan penerapan normal baru di semua sektor, termasuk , salah satunya dengan merilis aplikasi Banyuwangi Tourism.

yang ingin datang ke Banyuwangi bisa download aplikasi Banyuwangi Tourism via ponsel masing-masing,” ujarnya. “Di aplikasi tersebut, sudah terdapat informasi destinasi wisata, hotel restoran, serta warung atau tempat kuliner yang telah mendapatkan sertifikasi standar kesehatan protokol kesehatan COVID-19.”