Maulid Nabi, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Melonjak 34%

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) II melaporkan adanya lonjakan di , Tangerang, Banten hingga 61.000 orang pada hari pertama libur long weekend, tepatnya hari Rabu (28/10) lalu. itu sekaligus menjadi penumpang tertinggi selama masa pandemi virus corona (Covid-19) di Bandara Soetta.

Penumpang Bandara Internasional Soekarno-Hatta - ekonomi.bisnis.com

Penumpang Bandara Internasional Soekarno-Hatta – ekonomi.bisnis.com

Menurut Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin, puncak arus keberangkatan penumpang berlangsung pada tanggal 27-28 Oktober 2020. “Di tengah pandemi ini biasanya rata-rata penumpang di Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 40.000 – 45.000 orang per hari, dan pada hari ini 28 Oktober 2020 kami perkirakan mencapai sekitar 61.000 orang. Ini juga sesuai dengan laporan yang kami terima dari maskapai, bahwa jumlah penumpang hari ini mencapai angka sekitar 61.000 orang,” kata Awaluddin, Kamis (29/10), seperti dilansir Kompas.

Sedangkan untuk puncak arus balik di Bandara Soekarno-Hatta diprediksi berlangsung pada tanggal 30 Oktober dan 1 November 2020. Plt Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soetta, Haerul Anwar menambahkan bahwa pergerakan penumpang di Bandara Soetta naik 34%.

“Sedangkan untuk pergerakan pesawat naik sampai 19 persen,” imbuh Haerul. Adapun pada tanggal 27 Oktober 2020 tercatat 540 jumlah penerbangan, sedangkan 28 Oktober 2020 melonjak jadi 644 penerbangan.

Direktur Operasional dan Servis PT AP II Muhamad Wasid menuturkan, lonjakan lalu lintas penerbangan ini juga terjadi di sejumlah bandar udara lain yang berada di bawah pengelolaan AP II. “PT Angkasa Pura II bersama stakeholder tetap siaga meningkatkan fokus dalam melayani traveler dan menjaga agar protokol kesehatan dijalankan dengan baik. Kami selalu berupaya agar perjalanan masyarakat tetap lancar di 19 bandara,” tutur Wasid.

Guna menjaga protokol kesehatan pencegahan Covid-19, pihak Bandara Soekarno-Hatta pun menyiagakan personel di sejumlah titik. “Physical distancing harus dijaga. Personel fokus mengantisipasi di sejumlah titik seperti area check-in, security check point, boarding lounge. Prosed disinfeksi di seluruh terminal dilakukan berkala, serta pengawasan di ruang CCTV juga dilakukan 24 jam,” kata Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi.