Kunjungan Wisman September 2022 Naik, Bandara Soetta dan Bali Jadi Pintu Utama

JAKARTA – Dengan pandemi Covid-19 semakin mereda dan pengetatan perjalanan terus dilonggarkan, jumlah kunjungan ke Indonesia juga konsisten mengalami kenaikan. Menurut data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), angka kedatangan mancanegara per September 2022 tercatat mencapai 538.300 kunjungan. I Gusti Ngurah Rai dan Internasional Soekarno-Hatta menjadi pintu kedatangan terbesar kunjungan dari .

Wisman di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Sumber : mediaindonesia.com)

“Pada September 2022, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 538.300 turis atau naik 5,50 persen secara month-to-month,” papar Deputi Statistik dan Jasa BPS, Setianto, dikutip dari Bisnis. “Ada dua pintu masuk kunjungan terbesar, yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai yang dikunjungi sebanyak 291.115 kunjungan dan Bandara Soekarno-Hatta 111.033 kunjungan.”

Ia melanjutkan, untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai, tamu asing dari pintu utama ini didominasi oleh turis asal Australia, Prancis, Inggris, Jerman, dan Amerika Serikat. Sementara itu, di Bandara Soekarno-Hatta, wisatawan asing yang masuk melalui pintu ini kebanyakan berasal dari Malaysia, Singapura, China, Korea Selatan, Jepang dan India.

Jika diakumulasikan, sejak Januari hingga September 2022, jumlah wisatawan asing yang datang ke Indonesia sudah mencapai 2,27 juta kunjungan. Angka ini naik 2.530,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat cuma sebanyak 86.245 kunjungan. “Secara kumulatif Januari hingga September 2022, wisma berdasarkan asal tidak berbeda dengan sebelum-sebelumnya,” imbuh Setianto.

Sebagian besar wisman pada September ini, lanjut Setianto, yang terbanyak adalah Australia sebesar 94.000 kunjungan, naik 9,88 persen dibandingkan Agustus 2022. Kedua, ada Singapura sebanyak 86.000 kunjungan atau 15,97 persen, naik 37,58 persen dibandingkan Agustus 2022. Ketiga, Malaysia ada sebanyak 57.002 kunjungan atau 10,63 persen, naik 22,39 persen dibandingkan bulan lalu.

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) klasifikasi bintang di Indonesia pada September 2022 mencapai 50,02 persen, naik 13,38 poin dibandingkan dengan TPK September 2021. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, TPK September 2022 juga mengalami kenaikan sebesar 2,64 poin. TPK klasifikasi non-bintang pada September 2022 tercatat sebesar 23,39%, naik 3,44 poin dibandingkan dengan TPK September 2021, tetapi turun 0,30 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya.