Banjir, KA Bandara Soekarno-Hatta Masih Belum Beroperasi Normal

Jakarta – Operasional (KA) masih belum dapat berlangsung normal hingga hari Kamis (2/1) kemarin akibat bencana banjir yang melanda kawasan Jakarta dan sekitarnya. Akan tetapi, operasional KA Bandara Soetta masih akan diatur dengan menyesuaikan kondisi lapangan.

Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta - travel.kompas.com

Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta – travel.kompas.com

“Prasarana rel lintas Rawa Buaya-Batu Ceper masih tergenang air. Kondisi tersebut berimbas pada perjalanan KA Bandara dan sejumlah perjalanan KA Bandara dibatalkan,” kata Humas PT Railink Diah Suryandari, Kamis (2/1), seperti dilansir Kompas.

Pada Kamis (2/1) pagi pun pihak PT Railink juga telah menginformasikan pembatalan sejumlah perjalanan KA Bandara Soetta melalui akun Twitter resminya, @RailinkARS. Di samping itu, Diah menjelaskan bahwa para yang terdampak gangguan perjalanan ini akan memperoleh pengembalian sebesar 100%. “PT Railink memohon maaf atas kendala perjalanan yang dialami,” ujar Diah.

Bagi para penumpang yang ingin mengajukan pengembalian tiket dapat menyertakan bukti tiket dan bukti transaksi pembelian tiket melalui email [email protected] Sementara itu, mekanisme berbeda berlaku untuk penggantian tiket yang dibeli melalui aplikasi. “Untuk tiket KA Bandara dari Traveloka dan Bukalapak yang sudah di-redeem, penggantian berupa voucher sesuai dengan relasi yang dipilih penumpang,” jelas Diah.

Karena adanya kondisi banjir ini, warga yang hendak menuju Bandara Soekarno-Hatta pun diimbau untuk menggunakan moda transportasi lain. Diah pun mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi perjalanan KA Bandara Soekarno-Hatta lewat akun media sosial resmi PT Railink, seperti Instagram @kabandararailink, Twitter @RailinkARS, dan Facebook @KABandaraRailink.

Sementara itu, perjalanan KA lain pun dikabarkan sudah mulai beroperasi dengan normal. Namun untuk perjalanan KRL commuterline saat ini masih mengalami gangguan lantaran kondisi rel yang masih terendam banjir. Akibatnya, ada beberapa rute yang terpaksa dialihkan dan ada juga yang hanya beroperasi mengantarkan penumpang hingga stasiun tertentu.