Kemenhub Tetapkan 16 Bandara sebagai Pintu Masuk Penerbangan Internasional

Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menetapkan 16 sebagai pintu masuk (entry point) untuk . Aturan tersebut berlaku mulai tanggal 17 Juli 2022 mendatang. Kebijakan mengenai hal itu dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor 22 Tahun 2022 tentang Protokol Perjalanan Luar Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

Penumpang Bandara Internasional Soekarno-Hatta - ekonomi.bisnis.com

Penumpang Bandara Internasional – ekonomi.bisnis.com

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menjelaskan, tak semua bandara tersebut dapat melayani seluruh penerbangan rute internasional. Beberapa di antaranya hanya dikhususkan melayani kedatangan jemaah haji dari Tanah Suci. “Kalau untuk 16 (bandara) itu, 5 di antaranya hanya untuk haji. Itu hanya berlaku sampai awal Agustus,” ujar Adita di Jakarta, Selasa (12/7), seperti dilansir dari Liputan6.

Walau demikian, Adita belum dapat merinci mana saja bandara yang khusus melayani kepulangan haji. “Haji itu termasuk Adi Soemarmo, kemudian ada Banda Aceh, sama beberapa lain lagi di luar Jawa. Saya terus terang tidak terlalu hafal, tapi yang jelas ada 5 itu spesial hanya untuk haji. Tidak untuk penerbangan lain,” beber Adita.

Kemenhub pun telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) supaya operasional kelima bandar udara itu sesuai dengan yang telah ditentukan, termasuk mengenai penyediaan vaksin booster. “Kalau untuk bandara yang bergerak spesial untuk haji, kita sudah siapkan untuk adanya vaksinasi di entry point. Untuk yang berangkat maupun yang akan datang, itu juga diberikan vaksinasi jika memang ketentuannya harus melakukan hal tersebut,” papar Adita.

Apabila merujuk pada SE 22/2022 maupun SE 71/2022, 16 bandara yang dibuka untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), antara lain Bandara Soekarno-Hatta Banten, Juanda Jawa Timur, Ngurah Rai Bali, Hang Nadim Kepulauan Riau, Raja Haji Fisabilillah Kepulauan Riau, Sam Ratulangi Sulawesi Utara, Zainuddin Abdul Madjid Nusa Tenggara Barat.

Kemudian, Bandara Kualanamu Sumatera Utara, Sultan Hasanuddin Sulawesi Selatan, Yogyakarta Daerah Istimewa Yogyakarta, Sultan Iskandar Muda Aceh, Minangkabau Sumatera Barat, Sultan Mahmud Badaruddin II Sumatera Selatan, Adisumarmo Jawa Tengah, Syamsuddin Noor Kalimantan Selatan, dan Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Kalimantan Timur.