Percepat Proses Keimigrasian Haji, Bandara Soetta Dilengkapi Fast Track

JAKARTA – Untuk mempermudah calon jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci, Pemerintah Saudi menyediakan Makkah Route atau fast track di Internasional Soekarno-Hatta. Dengan tersebut, calon jemaah cukup melakukan pengecekan keimigrasian di Indonesia dan hanya membutuhkan waktu maksimal dua menit.

Layanan fast track jamaah haji – okezone.com

Seperti dilansir dari INews, fast track merupakan fasilitas pre-clearance atau dokumen oleh Keimigrasian Pemerintah Arab Saudi. Hal itu bertujuan mempermudah calon jemaah haji asal Indonesia saat tiba di Jeddah karena tidak dilakukan lagi dokumen terkait. Imbasnya, calon jemaah haji bisa tiba lebih cepat dari jadwal yang direncanakan.

“Fasilitas Makkah Road mempermudah proses keimigrasian jemaah haji asal Indonesia untuk masuk ke Arab Saudi,” papar Direktur Utama , Muhammad Awaluddin, dikutip dari Republika. “Dengan fasilitas Makkah Road, jemaah haji dapat menjalani proses pre-clearance keimigrasian di Bandara Soekarno-Hatta sebelum berangkat dengan pesawat menuju Tanah Suci. Hal tersebut mempermudah mereka saat tiba di bandara Jeddah atau Madinah untuk dapat memasuki wilayah Arab Saudi.”

Ia melanjutkan, untuk mendukung inisiatif Makkah Road agar dapat berjalan dengan baik, pihaknya menyiapkan seluruh fasilitas yang dibutuhkan di Terminal 2, termasuk juga bersama stakeholder menetapkan alur jemaah haji mulai dari asrama haji, lalu menuju area Makkah Road, hingga naik pesawat. Fasilitas yang disiapkan antara lain area Central Corridor Terminal 2 berkapasitas sekitar 900 hingga seribu orang, dilengkapi 15 counter Arab Saudi memproses pre-clearance keimigrasian melalui skema Makkah Road.

“Melalui 15 counter imigrasi Arab Saudi tersebut, diperkirakan setiap jemaah melakukan pre-clearance imigrasi dalam waktu 60 detik,” sambung Awaluddin. “Penerapan inisiatif Makkah Road dengan baik di Bandara Soekarno-Hatta menjadi bagian dari pelayanan haji kepada jemaah haji, dan kami berharap dapat menambah kenyamanan jemaah, khususnya terkait proses keimigrasian Arab Saudi.”

Penerapan tersebut pun disambut baik oleh para calon jemaah haji. Salah satu jemaah dari Bekasi, Dwi Haryanto, menyebutkan, fast track yang dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta jauh lebih cepat ketimbang di Jeddah. Bahkan, ia mengaku pengecekan tersebut hanya membutuhkan waktu dua menit. “Saya kira ini adalah suatu terobosan yang bagus,” ujar Dwi.