Kembali Beroperasi, KA Bandara Soetta Kelas Premium Menghilang

JAKARTA – Setelah larangan mudik selesai, KA Internasional kembali beroperasi secara normal mulai tanggal 18 Mei 2021 lalu. operasional KA bandara tersebut juga kembali menjadi 40 perjalanan setiap hari. Sayangnya, PT Railink selaku operator belum mengoperasikan KA bandara premium yang punya harga jauh lebih .

Bandara kelas premium – www.kompas.id

Dilansir dari akun Instagram resmi PT Railink, KA Bandara Soekarno-Hatta yang kembali beroperasi memang masih jenis eksekutif. Perusahaan belum menjalankan kembali KA bandara jenis premium yang sebenarnya baru beroperasi seumur jagung. Sejumlah pengguna pun mengaku kecewa karena pilihan kereta tersebut belum dijalankan. “Ditunggu kelas premiumnya hadir lagi min (emoji kecewa),” tulis salah satu pengguna Instagram.

Seperti diketahui, KA Bandara Soekarno-Hatta jenis premium dioperasikan pertama kali pada awal April 2021 kemarin. KAI Bandara Premium adalah KA Bandara Soekarno-Hatta yang mengalami penyesuaian peta atau denah tempat duduk dan tarif pada jadwal tertentu, dengan sepuluh jadwal setiap harinya. Untuk menumpang kereta ini, pengguna jasa akan dikenakan tarif mulai Rp5 ribuan hingga Rp30 ribuan.

Tiket KA Bandara Soekarno-Hatta kelas premium ini hanya berlaku untuk pembelian di channel offline melalui vending machine, POS, serta online channel melalui website & mobile apps, dan tidak berlaku channel pembelian melalui B2B, Tap & Go, MPOS, dan reduksi atau corporate member. Pada KAI Bandara Premium, terdapat enam jendela darurat yang dapat dibuka dengan cara dipecahkan dan posisinya ada pada tiga tempat untuk satu sisi di dalam kereta, yaitu di kedua ujung dan tengah.

Selain belum mengoperasikan jenis premium, PT Railink juga mengenakan tarif normal untuk perjalanan KA Bandara Soekarno-Hatta selepas periode mudik Lebaran. Tarif termurah, yakni Rp10 ribu, berlaku untuk perjalanan dari Manggarai ke Duri atau BNI City serta Duri ke BNI City atau sebaliknya. Sementara, Bandara Soekarno-Hatta menuju Stasiun Duri, Stasiun BNI City, atau Stasiun Manggarai (dan sebaliknya) dikenakan tarif Rp70 ribu.