Kemenhub Ramp Check 13 Bandara Jelang Ibadah Haji, Termasuk Soetta

JAKARTA – Meskipun belum ada kepastian, Kementerian Perhubungan tetap menyiapkan diri untuk jamaah haji pada tahun 2021. Salah satu persiapan tersebut adalah melakukan inspeksi atau ramp check di 13 embarkasi dan debarkasi, termasuk , guna memastikan persyaratan transportasi udara terpenuhi.

Novie Riyanto, Direktur Jenderal Perhubungan Udara - www.harnas.co

Novie Riyanto, Direktur Jenderal Perhubungan Udara – www.harnas.co

Dikatakan Dirjen Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto, 13 bandara yang sudah dilakukan inspeksi antara lain Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Bandara Kualanamu Medan, Bandara Hang Nadim Batam, Bandara Minangkabau Padang, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang, dan Bandara Soekarno-Hatta. Kemudian, Bandara Kertajati, Bandara Juanda, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Sultan Hasanuddin di Makassar, serta Bandara Zainuddin Abdul Majid Lombok.

“Pengawasan dilakukan dengan inspeksi atau ramp check di 13 bandara embarkasi haji, mengacu pada regulasi ICAO,” terang Novie. “Kami juga memonitor problem yang terjadi dan perbaikan, monitor perawatan berlaku, dan memeriksa kondisi agar pesawat yang digunakan bisa menyesuaikan dengan kondisi bandara yang ada di setiap kota.”

Karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, Novie menambahkan bahwa seluruh kabin pesawat yang akan digunakan untuk mengangkut para jamaah telah dilengkapi dengan teknologi penyaring udara khusus, filter HEPA (High Efficiency Particulate Air), sehingga aman dari percikan droplet. Aliran udara yang dihasilkan teknologi ini tidak sama dengan mobil, karena aliran udaranya berputar dari atas ke bawah sehingga droplet tidak berhamburan keluar secara horizontal, tetapi tersedot masuk ke filter HEPA.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa otoritas penerbangan Arab Saudi akan membuka kembali penerbangan internasional pada tanggal 17 Mei 2021 setelah sempat ditangguhkan karena pembatasan perjalanan akibat virus corona. Namun, mereka dapat terus menangguhkan perjalanan ke negara-negara tertentu dengan situasi pandemi virus corona yang masih buruk.

Meski demikian, belum ada keterangan apakah penerbangan untuk jamaah haji dari luar Arab Saudi juga dibuka atau tidak. Menteri Kesehatan Arab Saudi, Tawfiq al-Rabiah, cuma menyampaikan bahwa vaksinasi menjadi syarat wajib bagi setiap jamaah yang berencana mengikuti ibadah haji. Seperti diketahui, ibadah haji tahun ini akan berjalan pada bulan Juli 2021.