Hari Musik Nasional, AP II Hibur Penumpang di Bandara Soetta dengan Tanjidor

– Untuk memperingati Hari Musik Nasional pada Kamis (9/3) kemarin, dan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang mementaskan gelaran seni dan musik asal Betawi, yaitu Tanjidor di , Tangerang, Banten.

Musik Tanjidor di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta - wartakota.tribunnews.com

Musik Tanjidor di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta – wartakota.tribunnews.com

Hari Musik Nasional yang dirayakan tiap 9 Maret itu juga bertepatan dengan hari kelahiran pencipta lagu Indonesia Raya, Wage Rudolf Supratman. Gelaran musik Tanjidor tersebut disambut hangat oleh para yang ada di T3.

Selain alat musik tradisional, dalam momen tersebut juga turut ditampilkan alat musik modern seperti Kompilasi Perkusi Banten (Koperban) dari SMPN 2 Cikupa, juga Cokek yang diiringi Gambang Kromong atau Perkusi. Para pemakai jasa T3 Bandara Soetta pun terhibur berkat penampilan Purwacaraka Band dan Tanjicong (Tanji dengan iringan musik keroncong).

“Pertunjukan seni musik di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta ini untuk memperingati Hari Musik Nasional. Sekaligus memperkenalkan musik khas dari Kabupaten Tangerang,” ujar Human Capital & Finance Executive Manager Bandara Soekarno-Hatta, Indah Suryandari di T3 Bandara Soetta, Tangerang, Kamis (9/3).

“Saya baru ini lihat langsung Tanjidor, biasanya hanya di televisi saja,” ungkap salah seorang penumpang di Terminal 3 bernama Fina yang mengaku terkesima dengan pertunjukan Tanjidor yang disuguhkan oleh PT AP II.

“Kami bekerja sama dengan Disporabudpar. Ini sangat luar biasa penampilannya, hari ini ada empat yang perform, termasuk dari Purwacaraka. Sungguh kaya sekali kearifan lokal kita. Ini adik-adik ini penampilannya luar biasa, ada yang dari bambu saja bisa membuat musik yang syahdu terdengar,” imbuh Indah.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Disporabudpar, Achmad Taufik menuturkan jika ke depannya kerjasama dengan PT Angkasa Pura II akan terus dilangsungkan demi melestarikan kebudayaan dan kesenian khas Tangerang. “Insya Allah di masa yang akan datang kerja sama seperti ini kita jalin terus untuk memperkenalkan kesenian khas Kabupaten Tangerang,” papar Taufik.