Garuda Online Travel Fair, Tiket Pesawat Jakarta-Bali PP Rp940 Ribu

– Dalam rangka menggenjot aktivitas , PT (Persero) Tbk kembali mengadakan Online Travel Fair (GOTF). Dalam travel fair kali ini, maskapai pelat merah tersebut menawarkan berbagai diskon hingga 85% untuk masyarakat yang ingin berlibur di tengah pandemi.

Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta - www.tribunnews.com

Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta – www.tribunnews.com

Direktur Niaga dan Kargo Garuda Indonesia Mohammad Rizal Pahlevi menjelaskan bahwa GOTF diadakan mulai tanggal 25-31 Maret 2021 dengan menggandeng PT BCA. “Terselenggara pada 25 Maret hingga 31 maret 2021. Setelah GOTF terakhir yang dilaksanakan pada tahun 2018. 25 maret 2021 khusus untuk costumer BCA, prioritas. 26 hingga 31 Maret dibuka secara umum melalui digital channel Garuda Indonesia,” kata Rizal, Selasa (23/3), seperti dilansir Merdeka.

Pada promosi kali ini, Garuda Indonesia menawarkan diskon 85% untuk tiket ke sejumlah destinasi wisata. Misalnya Jakarta ke Bali pergi pulang (PP) dengan tarif Rp940 ribu dan -Lombok seharga Rp490 ribu. “Penawaran spesial GOTF 2021 ini, seperti diskon hingga 85 persen tiket pesawat. Misalnya Jakarta-Bali Pulang Pergi seharga Rp940.000, kemudian Jakarta-Labuan Bajo Pulang Pergi seharga Rp1,4 juta,” jelas Rizal.

“Bukan hanya tiket penerbangan, diskon hingga 85% untuk tiket pesawat. GOTF ini menawarkan paket perjalanan, paket akomodasi, paket fotografi dan acara bersepeda di tempat wisata,” ungkap Rizal. Batas penerbangan pada promo pembelian tiket Garuda Indonesia Online Travel Fair ini berlaku sampai Maret 2022.

“Saatnya merencanakan dari sekarang. Promo diberikan hingga penerbangan Maret 2022,” paparnya. “Pelanggan juga berkesempatan mendapatkan voucher dan penawaran spesial dari partner yang bekerja sama dengan Garuda Indonesia di GOTF 2021,” imbuh Rizal.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa adanya travel fair dan penawaran seperti ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk berwisata ke sejumlah destinasi domestik. Dengan demikian, pariwisata Indonesia dapat kembali bergairah untuk mendorong perekonomian yang terdampak pandemi.

“Situasi pandemi ini menjadi tantangan agar kita beradaptasi dan tidak terpuruk dalam berkepanjangan. Di Garuda juga protokol kesehatan betul-betul dijaga dan ini bagus, kami harapkan shift pariwisata yang berkelanjutan. Sebentar lagi MICE akan kembali, mari tingkatkan value preposition, bagaimana pariwisata bisa membangkitkan ekonomi dan bertahan,” ungkap Sandi.