Garuda Indonesia Tawarkan Paket Umrah 4 Hari Mulai Harga Rp24 Jutaan

Jakarta – PT (Persero) Tbk melalui lini usaha Aerohajj (anak usaha Aerowisata) menawarkan perjalanan singkat selama 4 hari. Paket perjalanan umroh itu dikemas dalam paket bundling yang menyuguhkan kemudahan, terutama bagi pekerja yang hendak melakukan ibadah menjelang akhir pekan.

Penerbangan Ibadah Umrah - headtopics.com

Ibadah Umrah – headtopics.com

Dengan paket perjalanan mulai Rp24 jutaan, Aerohajj menawarkan sejumlah seperti penerbangan Garuda Indonesia rute Jakarta-Jeddah pp, visa umrah, akomodasi full board hotel selama 2 malam di hotel bintang 4 (termasuk makan 3 kali sehari), transportasi (taksi) Jeddah-Mekkah pp, air zamzam 5 liter, pembimbing ibadah, hingga asuransi perjalanan.

Perlu diketahui bahwa paket umrah dari Aerohajj tersebut tidak termasuk biaya tiket kereta cepat Haramain, handling Saudi, perlengkapan ibadah, tes PCR dan karantina (bila ada), surat Mahram dan tambah nama paspor, vaksin meningitis dan vaksin Covid-19, biaya yang timbul bila ada aturan baru dari Saudi Arabia, pembuatan paspor, dan pengeluaran pribadi.

“Penawaran spesial ini kami hadirkan bagi masyarakat yang memiliki preferensi khusus untuk melaksanakan ibadah umrah dalam waktu yang lebih singkat, namun tetap mengedepankan aspek kenyamanan dengan beragam fasilitas layanan ibadah umrah yang kompetitif,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, Rabu (21/9), seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Periode perjalanan paket umrah Aerohajj akan disesuaikan dengan jadwal rute penerbangan Jakarta-Jedah pergi pulang (PP). Pesawat Garuda Indonesia akan berangkat dari Jakarta tiap hari Kamis pukul 12.10 LT, kemudian berangkat dari Jeddah pada hari Sabtu pukul 19.40 LT, dan mendarat lagi di Jakarta pada hari Minggu pukul 09.10 LT.

“Pilihan waktu perjalanan umrah menjelang akhir pekan tersebut turut kami selaraskan dengan karakteristik sebagian besar masyarakat yang memiliki preferensi khusus terhadap jadwal perjalanan serta rentang waktu pelaksanaan ibadah umrah dengan durasi yang lebih singkat. Sehingga diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin pergi beribadah ke Tanah Suci di sela aktivitas atau kesibukan yang padat,” tandas Irfan.