Garuda & Saudi Airlines Ditunjuk untuk Layani Angkutan Haji 2022

Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) telah resmi menetapkan 2 untuk melayani angkutan jemaah 1443 H/2022 M. Kedua maskapai yang ditunjuk adalah (GA) dan Saudi Airlines (SV).

Calon jamaah haji yang berangkat dari Soekarno-Hatta – detik.com

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Hilman Latief menjelaskan, penetapan kedua maskapai itu telah melalui kesepakatan yang ditetapkan oleh kedua belah pihak. “Maskapai yang akan digunakan alhamdulillah sudah sepakat dengan yang ditawarkan, yaitu kita akan menggunakan dua maskapai untuk tahun ini, yaitu maskapai Garuda dan maskapai Saudi,” jelas Hilman, Minggu (24/4), seperti dilansir dari situs resmi Kemenag.

Hilman juga meminta semua Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi untuk memastikan kesiapan bandara serta embarkasi asrama haji, menjelang musim keberangkatan jemaah haji tahun 2022 ini. “Saya minta Pak Kabid (PHU) koordinasi ke bandara seperti apa situasinya, dan dilaporkan ke Pak Kanwil, biar Pak Kanwil melaporkan ke Bu Gubernur,” ungkap Hilman.

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan Indonesia akan memberangkatkan 100.051 jamaah haji serta 1.901 petugas tahun ini. Pemberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia akan dilaksanakan pada 4 Juni 2022.

Lebih lanjut Hilman menjelaskan, setidaknya terdapat 3 kategori jemaah haji yang bisa diberangkatkan pada musim haji tahun 1443H/2022M ini. Tiga Kategori jemaah tersebut antara lain, jemaah haji yang sudah lunas. Kemudian, jemaah haji yang sudah lunas tetapi batal berangkat karena jemaah telah mengambil kembali pelunasannya. Serta yang ketiga adalah jemaah haji yang sampai batas tiga kali perpanjangan pengumuman atau tahapan pelunasan tidak melunasi. 

“Menurut informasi yang kami dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hanya 180 ribu orang saja yang melunasi dari jumlah kuota jemaah Indonesia 221 ribu,” paparnya. Setelah diumumkannya kuota haji 2022, ia memastikan jemaah haji yang akan berangkat adalah mereka yang sudah melunasi bipih tahun 2022, baik diambil lagi pelunasannya maupun tidak diambil lagi.

“Kita yakinkan bahwa yang berangkat adalah jemaah haji lunas tahun 2020 baik diambil lagi maupun tidak diambil lagi,” pungkasnya.