DAMRI Bakal Operasikan Bus Listrik Rute Stasiun Gambir-Bandara Soetta

JAKARTA – Memanfaatkan momentum Hari Perhubungan Nasional, DAMRI menyampaikan komitmen mereka untuk terus menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia dalam bepergian. Dalam waktu dekat, perusahaan tersebut berencana mengoperasikan listrik untuk melayani perjalanan dengan Gambir menuju maupun sebaliknya.

DAMRI Bakal Operasikan Bus Listrik - suarapemerintah.id

DAMRI Bakal Operasikan Bus Listrik – suarapemerintah.id

“Dalam kurun waktu dua tahun ini, banyak yang dilakukan sudah DAMRI untuk menghadirkan layanan yang inovatif,” papar Corporate Secretary DAMRI, Akhmad Zulfikri. “Di antaranya menjadi penghubung Layanan Angkutan Lintas Batas Negara (ALBN) dengan mengaktifkan kembali rute Pontianak-Kuching, serta rencana pembukaan trayek Kupang-Dili, Angkutan Ibadah Haji, dan dukungan event nasional maupun internasional, seperti FIBA Asia Cup dan ASEAN Para Games.”

Tidak hanya itu, DAMRI pun berinovasi menghadirkan inovasi bus listrik, bekerja sama dengan PLN dan TEB untuk menghadirkan SPKLU di Kemayoran, Jakarta Pusat. Dikatakan Fikri, dalam waktu dekat, pihaknya akan mengoperasikan bus listrik dengan rute Stasiun Gambir-Bandara Soekarno-Hatta, juga hadir untuk mendukung perhelatan event G20 dengan mengoperasikan 30 unit bus listrik di Bali.

Saat ini, DAMRI sebenarnya sudah menyediakan trayek Stasiun Gambir menuju Bandara Soekarno-Hatta atau sebaliknya, tetapi menggunakan bus konvensional. Rute tersebut dioperasikan setiap hari mulai pukul 06.00 WIB sampai 00.00 WIB, dan ada setiap 60 menit sekali. Untuk menggunakan layanan ini, para penumpang akan dikenakan tarif sebesar Rp70 ribu sekali perjalanan.

Sebelumnya, pada awal September 2022 kemarin, DAMRI baru saja mengadakan angkutan rute Jababeka-Bandara Soekarno-Hatta, melayani masyarakat, khususnya yang berdomisili di Cikarang, Jawa Barat. “Hadirnya moda transportasi umum di kawasan Jababeka sangatlah penting dalam menciptakan suatu kawasan yang strategis untuk kegiatan bisnis dan sehari-hari,” tutur Fikri.

Kontribusi DAMRI lainnya adalah dukungan armada di dunia pendidikan, yaitu pengoperasian shuttle bus di kawasan Universitas Indonesia, Depok yang masih beroperasi hingga Desember 2022. Segmen layanan DAMRI wilayah aglomerasi, antar-kota, dalam kota, dan perintis juga kian digencarkan DAMRI hingga ke wilayah 3TP (Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan) seperti Aceh, Ambon, Banjarmasin, Denpasar, Makassar, Ponorogo, Surabaya, Sukabumi, Padang, Palembang, Papua, dan wilayah lain di seluruh Indonesia.