Cacar Monyet Terdeteksi, Bandara Soetta Tingkatkan Pengawasan Rute Internasional

JAKARTA – langsung melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk mencegah mewabahnya penyakit cacar monyet. Kantor Pelabuhan (KKP) Soekarno-Hatta terus meningkatkan pengawasan di pintu kedatangan internasional, terutama dari negara-negara yang terinfeksi cacar monyet.

Penyakit Cacar Monyet - www.news-medical.net

Penyakit Cacar Monyet – www.news-medical.net

Seperti dilansir dari Metrotvnews.com, pihak KKP Bandara Soekarno-Hatta terus bersosialisasi dan berkoordinasi dengan pihak lintas sektor yang bertugas di pelabuhan udara tersebut seperti PT Angkasa Pura II, otoritas bandara, petugas , dan pihak kepolisian untuk  terus melakukan penyuluhan agar meningkatkan kesadaran bahaya terinfeksi penyakit cacar monyet.

Pada Jumat (19/8) lalu, kasus pertama cacar monyet di Indonesia terdeteksi pada pria berusia 27 tahun asal DKI Jakarta. Dikatakan Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Muhammad Syahril, pria WNI tersebut memiliki riwayat bepergian ke luar negeri, tetapi tidak disebutkan bepergian ke negara mana. “Pria itu tiba di Jakarta pada 8 Agustus 2022. Lalu, gejala baru muncul pada 14 Agustus 2022, yakni demam,” kata Syahril, dikutip dari Liputan6.com.

Syahril menambahkan, pasien monkeypox itu kini dalam keadaan baik saja dan melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah. Dia mengatakan, pasien monkeypox atau cacar monyet tidak memerlukan ruang isolasi layaknya pasien Covid-19. “Memang sama-sama ruang isolasi, tetapi kalau Covid-19 harus bertekanan negatif, sedangkan ruang isolasi cacar monyet tidak perlu bertekanan negatif,” sambungnya.

Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa hingga saat ini, fatalitas cacar monyet masih dinilai cukup rendah, yang dilihat dari angka kematian yang cukup rendah. Meskipun fatalitas masih rendah, terus mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan dan jika ditemukan gejala cacar monyet, pasien diminta untuk langsung dirujuk ke rumah sakit serta menghindari kontak dengan orang lain untuk mencegah penyebaran.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS telah mengeluarkan panduan untuk melindungi diri dari paparan monkeypox penyebab cacar monyet. Menurut panduan itu, ada tiga hal utama yang harus dilakukan, yakni hindari kotak -ke- yang dekat dengan orang-orang yang memiliki ruam yang terlihat seperti cacar monyet, hindari kontak dengan benda dan bahan yang digunakan oleh pasien, dan sering mencuci tangan.