BRT Koridor 4 Rute Bandara Soetta Resmi Beroperasi, Gratis Sampai Seminggu ke Depan

Kota (Pemkot) Tangerang baru saja merilis Bus Rapid Transit (BRT) koridor 4 Pintu M1 sampai Simpang Nagrak Cadas Periuk pada Rabu (13/1) kemarin. Total terdapat 6 unit bus yang dioperasikan untuk rute tersebut.

Arief R. Wismansyah, Wali Kota Tangerang - news.okezone.com

Arief R. Wismansyah, Wali Kota Tangerang – news.okezone.com

Menurut Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, dioperasikannya BRT koridor 4 tersebut untuk memudahkan masyarakat yang bekerja atau hendak menuju Bandara Soetta. “Masyarakat yang bekerja di wilayah bandara bisa menikmati BRT. Minggu lalu juga kita meluncurkan angkot Si Benteng, mudah-mudahan nantinya bisa mengintegrasikan seluruh sistem di Kota Tangerang,” kata Arief di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (13/1), seperti dilansir Antara.

Peluncuran BRT Koridor 4 tersebut juga dilakukan dalam rangka memeringati HUT Kota Tangerang ke-28 yang jatuh pada tanggal 28 Februari 2021 mendatang. Arief berharap lebih banyak masyarakat yang tertarik menggunakan transportasi umum dibanding kendaraan pribadi, sehingga dapat mengurangi kemacetan di Kota Tangerang dan mengurangi pengeluaran biaya sehari-hari.

“Tarifnya terjangkau, hanya 2 ribu rupiah jauh dekat. Untuk sekarang masih digratiskan selama satu minggu ke depan. Begitu juga angkot Si Benteng, jadi diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan dan memelihara fasilitas yang diberikan Pemkot Tangerang,” jelas Arief.

Adapun jadwal operasional BRT Koridor 4 mulai dari jam 05.00 – 19.30 WIB dengan rute yakni M1 Bandara Soekarno-Hatta, Jl. Surya Dharma, Jl. Dr. Sitanala, Jl. Bouraq, Jl. TMP Taruna, Jl. Satria (Windu Karya), Jl. Daan Mogot (depan Polres), Jl. Merdeka, Jl. Otista, Jl. KS Tubun, Jl. Sangego, Jl. Kali Cadas, Pergudangan Duta Iconik Sentosa, dan terakhir Simpang Nagrak.

Tak lupa, Arief juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19). “Untuk masyarakat yang menggunakan fasilitas transportasi massal tetap lakukan protokol kesehatan, hindari berinteraksi dengan penumpang yang lain, patuhi batas jarak antar penumpang yang sudah disediakan,” tutup Arief.