Demand Naik, Batik Air Buka Kembali Penerbangan Jakarta-Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU – Mulai tanggal 30 Oktober 2020 mendatang, akan kembali mengoperasikan -Lubuklinggau PP setelah sempat dihentikan karena pandemi . Rute ini kembali dibuka juga karena banyaknya permintaan dari masyarakat Kota Lubuklinggau dan sekitarnya yang punya kepentingan atau urusan di Jakarta.

Batik Air – www.harnas.co

“Terbang mulai tanggal 30 Oktober mendatang, kami mengakomodasi permintaan masyarakat Kota Lubuklinggau dan sekitarnya yang ada kepentingan di Jakarta,” papar Station Manager Lion Group Silampari, Mitra Setiawan, dikutip dari Tribun Sumsel. “Untuk tahap awal, penerbangan akan dilakukan satu kali dalam satu pekan. Namun, akan dilihat demand , apabila cukup ramai, akan dilakukan berkelanjutan.”

senada disampaikan Kepala UPBU Bandara Silampari, Mega Hardiansyah, yang menuturkan bahwa Batik Air sudah memasukkan surat ke airport station tanggal 23 Oktober kemarin, yang berbunyi bakal segera beroperasi ke di Bandara Silampari. Dengan dibukanya kembali rute Jakarta-Lubuklinggau, pihaknya telah menyiapkan protokol kesehatan sebagaimana yang sudah dilakukan selama ini.

“Saat ini, ada tiga maskapai, yakni Batik Air, Wings Air, dan NAM Air, dan yang belum melakukan penerbangan hanya NAM Air,” ujar Mega. “Namun, kami berharap besar dengan terbangnya Batik Air, membuat NAM Air segera kembali mengudara. Apalagi, demand penumpang di Bandara Silampari selalu mengalami grafis peningkatan, khususnya rute ke Jakarta.”

Sebelumnya, pada awal pekan lalu, Wali Kota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe, mengutarakan pihaknya akan meminta kepada pihak NAM Air dan Batik Air untuk segera melakukan penerbangan di Bandara Silampari. Pasalnya, selama masa adaptasi kebiasaan baru, bandara tersebut hanya melayani rute menuju Palembang, dua kali dalam seminggu.

“Ke depan, kalau bisa tidak setiap hari, satu kali seminggu pun tidak apa-apa. Sekarang kita tunggu saja karena mereka itu hitungannya bisnis,” kata Prana. “Kami juga sudah meminta agar maskapai AirAsia masuk dan sekarang tengah dikaji pihak maskapai. Yang penting, proses sudah kami sampaikan kepada mereka (AirAsia).”