Sempat Terendam Banjir, Underpass Perimeter Selatan Bandara Soetta Sudah Bisa Dilalui

Tangerang – Hujan telah mengguyur wilayah Tangerang sejak Sabtu (28/5) subuh, sehingga mengakibatkan banjir di sejumlah titik, termasuk di underpass Perimeter Selatan Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Alhasil, kendaraan yang hendak melewati itu terpaksa diputarbalikkan lantaran ketinggian air mengakibatkan tak dapat dilalui.

Underpass Perimeter Selatan Bandara Soetta

Underpass Perimeter Selatan Bandara sempat banjir – okezone.com

Menurut Kasatlantas Polresta Bandara Soetta Kompol Bambang Askar Sodiq, genangan air sudah dapat diatasi dan Jalan Perimeter Selatan sudah bisa dilalui sejak pukul 07.10 WIB kemarin. “Saat ini sudah aman, sudah dibuka lagi. Kendaraan roda dua maupun roda empat sudah bisa mengakses Perimeter Selatan,” jelas Bambang, seperti dilansir dari Tangerangnews.

Sebelumnya, pihak Satlantas Polresta Bandara Soetta melalui akun Twitter memberitahukan bahwa jalur Perimeter Selatan ditutup sementara karena terdampak banjir pada pagi kemarin. Petugas pun langsung sigap untuk menangani banjir di lokasi tersebut.

Tak hanya Perimeter Selatan, sejumlah kawasan permukiman dan akses masyarakat di Tangerang Selatan (Tangsel) pun terendam banjir dengan ketinggian 30-60 cm pada Sabtu (28/5) kemarin. “Tercatat ada 7 lokasi yang saat ini masih terendam. Untuk titik di Pasar Bukit, Pamulang, sudah surut,” kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tangerang Selatan, Urip Supiratna.

Urip menambahkan, hujan deras yang mengguyur rata seluruh wilayah Tangsel mengakibatkan air menggenang ke sejumlah wilayah perumahan. Umumnya air meninggi sekitar pukul 05.30 WIB. Titik banjir berada di Perumahan Pamulang Asri, Perumahan Reni Jaya, di Jalan Flamboyan RT 002/RW 020 & Blok AA dan AC RT 003 & 004/RW 017. “Untuk di Reni Jaya 150 KK terdampak, kemudian perumahan Lembah Pinus RW 024 ini untuk wilayah kecamatan Pamulang,” sambungnya.

Sedangkan untuk di wilayah Kecamatan Pondok Aren, banjir telah merendam 65 rumah warga Kampung Bulak, di RT 04/02, dengan ketinggian air sekitar 60 cm. “Kemudian perumahan Pondok Maharta, dengan KK terdampak sebanyak 200 rumah yang berada di RW 009, Kelurahan Pondok Kacang Timur, dengan ketinggian 30 sentimeter,” tandasnya.