Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta Diresmikan, Pergerakan Pesawat Kini Meningkat

Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan landasan pacu atau 3 , Tangerang, Banten pada Kamis (23/1) sore.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta - id.wikipedia.org

Bandara Internasional Soekarno-Hatta – id.wikipedia.org

“Sore ini, pak Menhub dijadwalkan akan mendampingi Bapak Presiden meresmikan runway 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yang diharapkan bisa menjadi solusi kepadatan aktivitas pergerakan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Hengki Angkasawan, Kamis (23/1) kemarin, seperti dilansir Beritasatu.

Dengan diresmikannya runway III ini, maka Bandara Soetta kini telah mempunyai 3 landas pacu, yakni runway 1 yang berada di sisi selatan, serta runway 2 dan runway 3 yang terletak di sebelah utara. Landasan pacu ke-3 Bandara Soekarno-Hatta ini telah beroperasi dari akhir tahun 2019 lalu. Pihak Angkasa Pura II sendiri sengaja membangun runway 3 untuk meningkatkan kapasitas pergerakan pesawat yang sudah cukup tinggi di Bandara Soekarno-Hatta.

Lebih lanjut Hengki menjelaskan, dengan adanya runway 3 yang memiliki ukuran 3.000 x 600 meter tersebut, maka pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta pun mengalami peningkatan dari yang sebelumnya hanya 81 pergerakan pesawat per jam menjadi 114 pergerakan pesawat per jam, baik pesawat yang melakukan lepas landas (take off) maupun pendaratan (landing).

Tak hanya dapat meningkatkan kapasitas pergerakan pesawat, kecepatan dan pelayanan terhadap para pengguna jasa , tetapi runway 3 ini juga bisa meningkatkan keselamatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Hal tersebut kabarnya cukup terasa, terutama ketika peak season pada masa libur Natal dan Tahun Baru beberapa waktu lalu. Bandara Soekarno-Hatta bisa dengan lancar melayani penerbangan yang lebih sibuk dibandingkan hari-hari biasa. Pergerakan pesawat dari runway selatan menuju runway utara pun menjadi lebih cepat, dari yang sebelumnya butuh waktu 30 menit sekarang cukup 7 menit saja.

Tak hanya membangun runway 3, AP II pun membangun east connection taxiway yang menghubungkan runway selatan dan runway utara. “Selain meningkatkan kapasitas pergerakan pesawat, kecepatan, dan pelayanan terhadap penumpang tentunya pembangunan runway 3 ini juga dapat meningkatkan keselamatan penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” tandas Hengki.