Dalam Tiga Bulan, Ada 523 Penerbangan Jet Pribadi di Bandara Soekarno-Hatta

JAKARTA – Sejak Halim Perdanakusuma ditutup sementara karena mengalami revitalisasi, dan operasional jet pribadi di Soekarno-Hatta terus naik. Sejak 24 Januari hingga 10 Maret 2022, mencatat ada 523 penerbangan jet pribadi yang dilayani Internasional Soekarno-Hatta, terdiri dari 353 penerbangan dan 170 penerbangan internasional.

Ilustrasi : Jet Pribadi – kompas.com

“Layanan dan operasional jet pribadi di Bandara Soekarno-Hatta berjalan lancar, didukung lengkapnya dan ,” papar Presiden Direktur PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, dikutip dari Antara. “Terkait , keberangkatan dan kedatangan jet pribadi ini dilakukan di lokasi khusus, yakni Sapphire Precious Lounge yang terletak di kawasan 1, bukan di penumpang maskapai berjadwal.”

Digunakannya Sapphire Precious Lounge ini sudah sejalan dengan hasil Focus Group Discussion yang pernah digelar PT Angkasa Pura II pada Agustus 2021 lalu. Kala itu, disebutkan bahwa tiga fasilitas teratas yang paling dibutuhkan penumpang pesawat jet pribadi adalah lounge khusus, area parkir kendaraan khusus, dan layanan Bea Cukai, Karantina, dan Imigrasi.

Ia melanjutkan, Bandara Soekarno-Hatta sudah dilengkapi dengan berbagai penambahan infrastruktur sisi udara, seperti east cross taxiway, high speed exit taxiway, hingga landasan pacu ketiga. Jadi, kapasitas bandara dalam melayani penerbangan meningkat dan dapat melayani penerbangan jet pribadi dengan lancar.  “Fasilitas khusus dan infrastruktur yang lengkap membuat operasional pesawat jet pribadi tidak mengganggu operasional penerbangan berjadwal,” tambah Awaluddin.

Saat ini, sudah terdapat penerbangan berjadwal di Bandara Soekarno-Hatta yang dilayani berbagai maskapai berjadwal domestik, seperti Garuda Indonesia Group, Lion Air Group, Sriwijaya Air Group, dan AirAsia Indonesia. Ada pula maskapai berjadwal internasional, kemudian layanan helikopter, dan sekarang layanan pesawat jet pribadi.

“Dengan adanya jet pribadi, ekosistem penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta semakin lengkap. Jadi, dapat menghadirkan beragam pilihan bagi penumpang dalam melakukan perjalanan, baik itu penerbangan langsung atau penerbangan lanjutan,” sambung Awaluddin. “Penumpang pesawat berjadwal ketika mendarat kini memiliki pilihan menggunakan pesawat jet pribadi untuk mencapai destinasi selanjutnya.”