Penerbangan Bandara Soekarno-Hatta Turun 90% di Hari Pertama Larangan Mudik

Jakarta – Pada hari pertama larangan , Kamis (6/5), aktivitas di , Tangerang, Banten terlihat sepi. Bahkan kabarnya jumlah penerbangan di Bandara Soetta merosot hingga 90% dibanding sebelum adanya peniadaan 2021.

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II - bisnisjakarta.co.id

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II – bisnisjakarta.co.id

Menurut President Director PT AP II Muhammad Awaluddin, ketentuan peniadaan mudik pada hari pertama, 6 Mei 2021 telah berjalan dengan optimal di bandara-bandara kelolaan Angkasa Pura II, termasuk di Bandara Soekarno-Hatta.

“Lalu lintas penerbangan di bandara AP II, termasuk Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar di Indonesia, mengalami penurunan hingga 90% dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. Ini menandakan perjalanan memang tidak dilakukan masyarakat, kecuali dalam keadaan mendesak,” kata Awaluddin, Kamis (6/5), seperti dilansir CNBC Indonesia.

Lebih lanjut Awaluddin menyampaikan bahwa bandara-bandara AP II ingin ikut berkontribusi dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) dengan menjalankan ketentuan peniadaan mudik dengan baik. Salah satu upaya yang dilakukan oleh AP II adalah dengan membentuk posko di 19 bandara Angkasa Pura II yang bertugas menjalankan fungsi monitoring serta pemeriksaan dokumen atau surat-surat keterangan tersebut.

Posko Monitoring dan Pemeriksaan tersebut adalah posko gabungan seluruh stakeholder, yaitu Satgas Penanganan COVID-19, Otoritas Bandara, maskapai, AP II, TNI/Polri, Pemda, Karantina, Imigrasi, serta Bea dan Cukai, yang bertugas antara lain melakukan pemeriksaan dokumen persyaratan perjalanan bagi pelaku perjalanan yang dikecualikan dari larangan, mencatat kriteria orang dalam perjalanan, serta berkoordinasi penuh untuk memastikan penerapan protokol kesehatan seperti physical distancing dan sebagainya. 

Posko tersebut juga terintegrasi dan terkoneksi dengan posko nasional di Kemenhub. “Akses CCTV dan FIDS [Flight Information Display System] yang ada di posko di 19 bandara AP II terhubung langsung dengan posko di Kemenhub, sehingga memperkuat pengawasan oleh regulator,” paparnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, suasana Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta terlihat sepi pada Kamis kemarin. Pihak AP II memastikan hanya ada masing-masing satu pesawat yang diberangkatkan pada hari pertama larangan mudik. “Keberangkatan di Terminal 2 masih ada, hanya Batik Air dan Airasia, masing-masing satu flight,” kata Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muardi.