Cegah Narkoba, AP II & BNN Gelar Tes Urine Berkala untuk Personel Bandara

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) II bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Indonesia. Dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, AP II dan BNN sepakat untuk mengadakan tes urine secara berkala terhadap personel .

Agus Haryadi, Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta - jakarta.tribunnews.com

Agus Haryadi, Executive General Manager Bandara – jakarta.tribunnews.com

“Angkasa Pura II dan BNN telah menandatangani nota kesepahaman tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika,” kata Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta Agus Haryadi, Senin (21/9), seperti dilansir Tempo.

Pada tahap awal, tes urine akan dilaksanakan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Kemudian, BNN juga akan melakukan pengetesan urine di 18 bandar udara lain yang berada di bawah pengelolaan AP II.

“Tes urine yang dilakukan BNN ini dilakukan secara berkala dan merupakan upaya PT Angkasa Pura II agar seluruh personel Bandara Soekarno-Hatta bersih dari narkoba. Tentunya, waktu pelaksanaan tes urine akan dilakukan secara mendadak,” beber Agus.

Di samping itu, bandara-bandara Angkasa Pura II juga akan menyediakan media publikasi seperti banner sebagai bentuk kampanye pencegahan narkoba. Lebih lanjut Agus menambahkan, personel Aviation Security (Avsec) bandara pun didorong untuk mempunyai kemampuan dalam menangani kasus penyalahgunaan narkotika di lingkungan bandara.

“Tugas utama Aviation Security [Avsec] adalah mendukung yang aman salah satunya dengan menghalau barang berbahaya agar tidak naik ke , dan narkoba tidak termasuk barang berbahaya. Namun demikian, Avsec tetap akan mendukung BNN dalam penanganan narkoba,” ungkap Agus.

Sebelumnya, pada 17 September 2020 personel Avsec di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru memperoleh penghargaan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) karena berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu yang akan dikirimkan ke Papua via Jakarta.

“Penghargaan ini merupakan bentuk perhatian Kementerian Perhubungan sekaligus pemicu agar PT Angkasa Pura II semakin baik lagi dalam menjaga sektor penerbangan nasional. Ancaman narkoba sangat membahayakan, dapat merusak moral dan mental bangsa. Saya meminta seluruh personel PT Angkasa Pura II termasuk Avsec harus ikut peduli terhadap pencegahan dan pemberantasan narkoba khususnya di seluruh bandara-bandara perseroan,” tutup Director of Operation and Service PT Angkasa Pura II Muhamad Wasid.