Angkasa Pura II Tingkatkan Pelaksanaan 3T untuk Staf Bandara

Cengkareng – PT Angkasa Pura (AP) II berupaya untuk meningkatkan pelaksanaan testing, tracing, dan treatment (3T) terhadap para staf . Hal tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi dan perlindungan terhadap karyawan dalam Work Force Protection, serta memerhatikan adanya kenaikan kasus Covid-19 belakangan ini.

Muhammad Awaluddin, Direktur Angkasa Pura II - ekbis.rmol.co

Muhammad Awaluddin, Direktur – ekbis.rmol.co

Dalam memperkuat testing, bandara-bandara yang berada di bawah pengelolaan AP II sekarang mempunyai 2 program, yaitu pengetesan yang dilakukan secara berkala terjadwal dan pengetesan yang dilakukan secara acak setiap harinya.

“AP II sudah menjalankan tes COVID-19 terjadwal secara reguler terhadap seluruh staf bandara. Dan, memperhatikan adanya kenaikan kasus secara nasional belakangan ini, maka mulai 18 Juni 2021 dilakukan pengetesan rapid test antigen secara acak setiap harinya kepada personel di bandara-bandara AP II. Ini kami lakukan sebagai bagian dari program Work Force Protection dan memperhatikan kondisi pandemi saat ini,” kata President Director AP II Muhammad Awaluddin, Jumat (25/6), seperti dilansir Tangerangonline.

Sedangkan guna memperkuat tracing, Angkasa Pura II juga membangun pelacakan yang didukung Health Observation Report pada aplikasi internal iPerform untuk melakukan pemantauan terhadap status kontak erat, suspek, atau konfirmasi positif. Dengan demikian, pelaksanaan treatment bisa berlangsung dengan baik dan semakin kuat.

Awaluddin menambahkan, sejauh ini pihaknya telah melaksanakan vaksinasi untuk 16 ribu pegawai bandara Angkasa Pura II. Vaksinasi Covid-19 tersebut dilakukan di 20 bandara AP II. Komunitas bandara AP II yang divaksin meliputi para staf bandara yang bertugas sebagai aviation security, customer service, teknisi, cleaner, personel keamanan publik, mitra usaha, terminal inspection services, operator in charge, Rescue and Fire Fighting Services (RFFS), Apron Movement Control (AMC), ground handling, dan sebagainya.

“Vaksinasi adalah game changer bagi kita, termasuk bagi AP II, dalam upaya memperkuat perlawanan terhadap covid-19. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang memberikan dukungan penuh khususnya terkait ketersediaan vaksin, sehingga komunitas bandara AP II sebagai petugas publik dapat menjalankan program vaksinasi dengan baik,” tandas Awaluddin.