Whitesky & Aviation Sepakat Percepat Pembangunan Heliport di Bandara Soetta

Tangerang – PT Whitesky Aviation dan PT (AP) II baru saja menandatangani MoU percepatan dan pengoperasian heliport di , Tangerang, Banten pada Jumat (13/10) kemarin. Baik pihak Whitesky dan PT AP II menargetkan perjanjian kerja sama (PKS) heliport tersebut diteken sebelum akhir tahun 2017 ini.

Direktur Utama PT Whitesky Aviation, Denon Prawiraatmadja - corong.id

Direktur Utama PT Whitesky Aviation, Denon Prawiraatmadja – corong.id

Bandara yang dikhususkan untuk helikopter ini nantinya akan dibangun di lahan seluas 2,8 hektare yang berlokasi di Jalan Perimeter Selatan, Neglasari, yakni masih di sekitar area Bandara Soetta. Pihak Whitesky sendiri kabarnya membutuhkan dana sekitar Rp 260 miliar untuk membangun heliport tersebut. Oleh sebab itu Whitesky menggaet AP II untuk menyediakan lahan, sedangkan pihak Whitesky yang membangun segala prasarana heliport.

“Sebagai operator dari layanan helikopter retail, kami berkomitmen untuk menjadikan helikopter sebagai bagian dari pengembangan moda transportasi perkotaan di Indonesia. Kami segera selesaikan administrasi dan semoga akhir tahun ini sudah PKS serta izin prinsipnya. Kami akan mulai konstruksi pada awal tahun depan dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2018,” ujar Direktur Utama PT Whitesky Aviation, Denon Prawiraatmadja, seperti dilansir Beritasatu.

Lahan yang disediakan AP II tersebut kabarnya akan disewa oleh Whitesky. Namun Whitesky memperoleh hak konsesi lahan dengan taksiran durasi maksimal selama 30 tahun. Sementara itu, AP II nantinya akan mendapat biaya sewa lahan dari pembagian pendapatan heliport. “Ini nanti (soal lahan) akan dirampungkan dalam PKS. Nanti ada sewa lahan dengan revenue sharing. Ini supaya suksesnya heliport tumbuh bersama menyukseskan Angkasa Pura II sebagai pengelola Bandara Soekarno Hatta,” ungkap Denon.

Lebih lanjut Denon menjelaskan bahwa heliport itu akan dijadikan terminal utama dari Helicity yang melayani airline di Bandara Soetta yang hendak ke Jakarta dan kota-kota sekitarnya, demikian pula sebaliknya menggunakan helikopter. Selain melayani transportasi komersial, helikopter tersebut juga bisa dipakai sebagai evakuasi medis, baik dari luar kota ke rumah sakit di Jakarta dan sekitarnya, atau ke luar negeri.

Sementara itu, Direktur Utama PT AP II, Muhammad Awaluddin menuturkan jika Whitesky kelak akan menjadi operator heliport di Bandara Soetta. Usai heliport diresmikan, Whitesky juga mengundang operator helikopter lainnya. “Jadi, ini tidak ekslusif hanya untuk Whitesky, tapi kami juga membuka operator-operator lain untuk memanfaatkan heliport ini. Operator helikopter kita punya banyak di Indonesia bukan hanya Whitesky,” pungkasnya.