Warga Batusari Tuntut Penyelesaian Ganti Rugi Pembangunan Jalur KA Bandara Soetta

Tangerang KA Soekarno Hatta masih menyisakan sejumlah masalah yang belum terselesaikan, salah satunya terkait pembayaran ganti rugi pembebasan lahan yang terimbas oleh pembangunan tersebut.pembangunan-jalur-kereta-ap

Warga Kelurahan Batusari, Kecamatan Batu ceper, Kota Tangerang, mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan proses ganti rugi tersebut.  Salah seorang warga Batusari, Sanjaya (40), bahkan mengungkapkan bahwa  masih ada beberapa warga di sekitar kawasan tempat tinggalnya yang belum menerima ganti rugi pembebasan lahan akibat terkendala status tanah dan kelengkapan .

“Ada yang memang tanah milik sendiri, ada pula hibah atau warisan dari keluarga. Proses pelengkapan dokumen jalan terus, tinggal menanti kapan diserahkan ganti ruginya. Bagi kami, lebih cepat diserahkan akan lebih baik,” katanya saat dimintai keterangan oleh awak media, Minggu (27/12).

Menurut Sanjaya, hal yang terpenting untuk warga saat ini adalah ganti untung sehingga warga bisa melanjutkan hidup dan masyarakat bisa menikmati fasilitas KA Bandara dengan segera.

“Buat kami yang penting ada ganti untung. Masyarakat bisa memanfaatkan KA bandara, kami dapat melanjutkan hidup,” tegasnya.

Dari pantauan media, Stasiun Manggarai, Stasiun Duri, dan Stasiun Batu Ceper masih tampak lengang dari aktifitas pembangunan hingga hari ini (31/12). Belum tampak tanda-tanda perombakan jalur di ketiga stasiun tersebut. Padahal, baik stasiun Manggarai, Duri, dan Batu Ceper akan menjadi bagian dari jalur KA cepat Bandara Soetta yang ditargetkan beroperasi pada semester awal 2017.