Uji Coba Kereta Bandara Soekarno-Hatta Diundur Awal Desember 2017

Jakarta – Uji coba pengoperasian akan diundur dari target awal yang sebelumnya direncanakan pada tanggal 25 November 2017 akan mundur jadi awal Desember 2017. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan bahwa diundurnya uji coba operasi KA Bandara Soetta ini lantaran ada penyesuaian sinyal dengan operasional kereta rel listrik ().

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - bisnis.liputan6.com

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi – bisnis.liputan6.com

“Mungkin kami undur sedikit sampai tanggal 1 Desember 2017-2 Desember 2017. Ini kan yang dicek adalah sistemnya terus slotnya, kami cek dengan kereta-kereta yang ada. Kemudian slot dengan kereta yang ada di beberapa tempat dengan pembenahan tertentu supaya lebih lancar,” kata Budi Karya di Jakarta, Selasa (21/11), seperti dilansir Kompas.

Sebelumnya, PT Railink selaku operator kereta Bandara Soetta sudah mengumumkan perjalanan kereta bandara dengan rute Stasiun Sudirman Baru hingga Stasiun Soekarno-Hatta. Menurut Direktur Utama PT Railink, Heru Kuswanto, sebanyak 10 rangkaian kereta bandara sudah siap beroperasi mengangkut kapasitas sebanyak 33.000 setiap hari.

“Kereta bandara ini nantinya akan melayani penumpang di lima stasiun, yaitu Stasiun Manggarai, Sudirman Baru, Duri, Batu Ceper, dan Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Heru. “Namun, pada awal operasional kami akan melayani penumpang di dua stasiun terlebih dahulu, yaitu Stasiun Sudirman baru dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, sedangkan ketiga stasiun lainnya sedang tahap pembangunan,” sambungnya.

Dengan menumpang KA Bandara Soetta, waktu tempuh yang dibutuhkan relatif cepat, sekitar 55 menit. Di dalam KA Bandara Soetta juga memiliki sejumlah fasilitas yang lengkap. Satu trainset terdiri dari 6 kereta yang dapat memuat 272 penumpang. Sedangkan bagian interior kereta bandara dirancang mirip seperti pesawat dan penumpang bisa mengatur sendiri kemiringan kursi atau sandaran tangannya.

Kereta bandara pun dilengkapi AC, pengisi daya ponsel (charging port), toilet terpisah antara pria dan wanita. Kemudian di tiap kereta sudah terdapat bagasi khusus untuk menaruh barang bawaan penumpang, serta 4 layar TV LED untuk memberikan hiburan dan informasi posisi kereta.

Sementara itu, di bagian stasiun sudah dilengkapi fasilitas seperti vending machine, tapping gate, eskalator, gallery ATM, waiting lounge, commercial area, meeting room, toilet, dan musala. Khusus di Stasiun bandara Soetta dapat menghubungkan penumpang ke integrated building dan fasilitas skytrain.