Tinggal selesaikan Administrasi, Konstruksi KA Bandara Soetta ditargetkan selesai 2017

Jakarta – Proses pembebasan lahan untuk kereta (Soetta) tinggal menuntaskan administrasi saja. Urusan administrasi yang dimaksud adalah terkait pembayaran dana ganti rugi dari pihak pengadilan kepada warga pemilik lahan.

angkasa pura budi karya sumadi - indo-aviation.com

angkasa pura budi karya sumadi – indo-aviation.com

“Sebenarnya sudah bebas semua, cuma tinggal administrasinya saja. Administrasi ini kan diserahkan ke pengadilan,” ujar Dirut AP II, Budi Karya Sumadi, ketika ditemui di Gedung Utama Pertamina Pusat, Jakarta, kemarin (13/4).

Budi menjelaskan, pembebasan lahan kereta Bandara Soetta dilakukan dengan cara konsinyasi. Karena alasan itulah, finalisasi pembebasan lahan menjadi wewenang pihak pengadilan.

“Kalau itu (pembayaran ganti rugi) kan konsinyasi (dititipkan ke pengadilan). Konsinyasi kan uang yang sudah disampaikan ke pengadilan, jadi tinggal pengadilan untuk menyelesaikan ke pihak-pihak itu,” katanya.

Saat uang ganti rugi dititipkan ke Pengadilan, maka hak atas tanah yang akan dibebaskan seketika beralih ke pemilik proyek. Intinya, proyek pembangunan bisa segera berjalan setelah uang pembebasan lahan sudah dititipkan ke pengadilan.

“Target penyelesaian segera sehingga konstruksi kereta bandara bisa selesai Maret 2017 bersamaan dengan pengoperasian penuh Terminal 3 Ultimate Bandara Soeta,” tutup Budi.

Untuk diketahui, pengerjaan fisik pengembangan jaringan kereta Bandara Soetta telah mencapai 20%. Proyek ini dikerjakan oleh PT Railink yang merupakan anak usaha patungan PT KAI dan AP II.