Tiket Mudik Mulai Dijual, Rute Jakarta-Solo Laris Manis

JAKARTA – Tidak hanya kereta api, sejumlah juga sudah mulai menjual untuk mudik meski hari raya umat Islam tersebut terhitung masih sekitar dua bulan lagi. Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air merupakan beberapa maskapai yang sudah menawarkan tiket pesawat untuk mudik kepada konsumen, dengan rute Jakarta-Solo menjadi salah satu yang paling laris.

Hendrawan, General Manager Garuda Indonesia Surakarta - solo.tribunnews.com

Hendrawan, General Manager Garuda Indonesia Surakarta – solo.tribunnews.com

“Pada H-3 Lebaran, khususnya untuk penerbangan di atas pukul 14.00 WIB, tiket pesawat dari Jakarta ke Solo sudah terpesan hingga 90 persen,” ujar General Manager Garuda Indonesia Surakarta, Hendrawan, di Solo, Senin (16/4) kemarin. “Untuk H-2 Lebaran, penjualan tiket juga sudah mendekati 95 persen, sedangkan untuk perjalanan mudik pada H-1 Lebaran atau 14 Juni 2018, sampai dengan penerbangan siang pukul 09.00 WIB dan 12.00 WIB dari Jakarta, juga sudah dipesan secara penuh oleh calon penumpang.”

Dari kapasitas 150 kursi kelas ekonomi, 12 kursi kelas eksekutif, dan 12 kursi kelas bisnis, Hendrawan melanjutkan, yang sudah terpesan secara penuh adalah kelas ekonomi. Sementara, tiket kursi kelas eksekutif relatif masih tersedia. “Untuk atau harga tiket, disesuaikan dengan alokasi,” sambung Hendrawan.

“Perjalanan ‘peak season’ atau musim ramai, biasanya pelanggan akan mendapatkan harga tertinggi, misalnya untuk kelas ekonomi, tarif tertinggi bisa mencapai Rp1,284 juta per penumpang dan tarif bawah mulai Rp624.500 per penumpang,” jelas Hendrawan. “Sementara, di kelas eksekutif, tarif tertinggi rute Jakarta-Solo bisa mencapai Rp2,698 juta per penumpang dan tarif bisnis Rp2,098 juta per penumpang.”

Tidak hanya Garuda Indonesia, tiket penerbangan rute Jakarta-Solo yang ditawarkan Sriwijaya Air untuk mudik Lebaran nanti juga dikatakan sudah hampir habis. Penerbangan Jakarta-Solo pada H-2 Lebaran atau tanggal 13 Juni 2018 untuk penerbangan pagi, sudah terpesan penuh. Sementara, untuk penerbangan sore dan malam, relatif masih tersedia karena baru dipesan 50 hingga 60 persen.