Thai Airways Terbangi Rute Jakarta-Thailand 2 Kali Setiap Hari

Jakarta Thai Airways menambah dari Indonesia ke negeri Gajah Putih seiring dengan banyaknya jumlah wisatawan asal Tanah Air yang berkunjung ke Thailand. Penambahan penerbangan ini dilakukan demi mempermudah akses wisatawan asal Indonesia yang hendak bepergian ke Thailand.

TAT Governor Yuthasak Supasorn - www.traveldailynews.asia

TAT Governor Yuthasak Supasorn – www.traveldailynews.asia

Oleh sebab itu, Thai Airways menyediakan 2 jadwal penerbangan tiap harinya, yaitu pada pukul 13.05 dan 19.05. Dengan adanya jadwal penerbangan tersebut diharapkan bisa mempermudah pengunjung yang memiliki sejumlah kepentingan di Thailand, misalnya saja kunjung wisata bersama keluarga atau kunjungan bisnis.

Penerbangan dari Internasional , Tangerang, Banten ke Suvarnabhumi tersebut memakan waktu perjalanan sekitar 3,5 jam. Terdapat sejumlah fasilitas yang disediakan oleh Thai Airways, misalnya saja berbagai hidangan dan minuman yang menggugah selera serta layar monitor dalam pesawat untuk menonton film, main game, atau mengetahui informasi tentang negara Thailand.

Lewat kegiatan peluncuran produk terbaru Tourism Authority of Thailand (TAT) di Bangkok, mereka menggandeng Thai Airways untuk menyediakan penerbangan bagi media Indonesia. “Ini adalah perjalanan bernuansa kekeluargaan dengan skala besar. Hal yang bagus untuk menciptakan pengalaman baru,” kata TAT Governor Yuthasak Supasorn, seperti dilansir Jawa Pos.

Sementara itu, meletusnya Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali pada Selasa (22/11) lalu dinilai tidak mengganggu aktivitas penerbangan di sejumlah bandara. Walau demikian, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia) akan terus memantau perkembangan letusan Gunung Agung secara ketat dan menyiagakan seluruh personel.

“AirNav Cabang Bali terus memonitor keberadaan debu vulkanik di Bandara Ngurah Rai dengan paper test dan koordinasi erat dengan BMKG dan PVMBG atau posko aktif,” ungkap Direktur Operasi AirNav Indonesia, Wisnu Darjono, di Jakarta, Rabu (22/11).

Wisnu juga mengungkapkan jika pihaknya masih memantau Darwin Volcanic Ash Advisory Center (DVAAC) dengan menggunakan Volcanic Ash Paper Test, dan hasilnya adalah nill VA. Kemudian Pilot Report (PIREP) juga melaporkan pada AirNa jika awan abu kecil dari Gunung Agung bergerak ke arah timur.

“Sehingga sampai saat ini, kami sampaikan kepada publik bahwa tidak ada abu vulkanik di Bandara Ngurah Rai dan erupsi Gunung Agung tidak berdampak pada kegiatan penerbangan di wilayah Bali. Apalagi perkembangan terakhir, erupsi semakin mengecil,” tandasnya.