Dihantam COVID-19, Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta Baru Rampung 2024

JAKARTA – Proyek 4 yang ditargetkan rampung pada tahun 2022 atau awal 2023, tampaknya terancam molor. Adanya pandemi virus corona yang belum jelas kapan berakhir membuat kelanjutan anyar tersebut diprediksi baru akan selesai pada tahun 2024 atau empat tahun dari sekarang.

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II - bisnisjakarta.co.id

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT Angkasa Pura II – bisnisjakarta.co.id

“Terminal 4 sekarang sedang penyelesaian untuk proses planning. Desainnya ada 3 kategori , satu adalah konseptual , yang kedua adalah basic detail, dan yang ketiga adalah detail engineering design,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, dilansir dari Detik. “Nah, kami saat ini sedang memproses untuk menyelesaikan itu dan harapannya (selesai) sekitar Februari 2021.”

Awaluddin melanjutkan, pandemi COVID-19 menjadi penyebab molornya penyelesaian proyek tersebut. Pihak pengelola bandara kini lebih memprioritaskan upaya bertahan dan pulih dari hantaman pandemi terlebih dahulu. Setelah itu, pembangunan Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta kembali dikebut. Rencananya, pembangunan secara fisik baru bisa dimulai pada awal 2022 mendatang.

“Sebelumnya kami menargetkan itu bisa dipercepat selesai di 2023, tetapi karena dengan situasi pandemi COVID-19 ini, kami mendiskusikan bahwa kemungkinan untuk proses pembangunannya agak sedikit tertunda,” sambung Awaluddin. “Sebelumnya, dengan konsep self-financing, kemudian melakukan rencananya dengan project financing atau partnership strategies menjadi kemitraan strategis.”

Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta disebut-sebut bakal menjadi terminal terbesar di Indonesia. Terminal ini akan berdiri di atas lahan seluas 120 hektare dengan kapasitas mencapai 45 juta penumpang per tahun. Selain berkapasitas besar, terminal satu ini mengusung konsep yang lebih modern yakni konsep smart environment, smart mobility, dan smart security.

“Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebenarnya sudah siap menampung traffic berapa pun, artinya traffic-nya yang sebesar apapun, bandara ini sudah sangat siap,” tandas Awaluddin. “Sebentar lagi kita juga akan membangun Terminal 4 dan lain sebagainya, sehingga nanti pergerakan traffic penumpang maupun traffic pesawat, sudah tidak ada issues lagi.”