Ada Terminal 4, Kapasitas Bandara Soetta Diharapkan Tembus 110 Juta Penumpang

Jakarta – PT Angkasa Pura (AP) II saat ini tengah fokus melakukan revitalisasi dan terminal baru di , Tangerang, Banten supaya kapasitas tampungnya bisa meningkat. Usai revitalisasi Terminal 1C, AP II juga sedang dalam proses membangun yang diperkirakan dapat menampung hingga 45 juta .

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II - swa.co.id

Muhammad Awaluddin, Direktur Utama PT AP II – swa.co.id

“Secara umum kapasitas terminal akan dimaksimalkan karena itu lahan terakhir kita. Sehingga kalau ditanya idealnya kapasitasnya bisa 45 juta. Bandingkan dengan terminal 3 saja sudah 25 juta. Dengan luasan yang hampir sama nanti kapasitasnya hampir dua kali lipat,” kata Presiden Direktur Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (9/10), seperti dilansir Tribunnews.

Hingga kini progres proyek revitalisasi tersebut sedang ada di tahap finalisasi pemenang tender desain terminal bandara. Awaluddin menargetkan pengumuman pemenang tender sudah dapat dilakukan paling lambat akhir bulan November 2019. “Setelah itu bisa efektif bekerja 12 bulan setelah tanda tangan kontrak desain. Kenapa 12 bulan karena kita ingin (hasilnya) lebih baik dari yang sebelumnya,” ungkapnya.

Jika seluruh proses perbaikan sudah selesai, maka tahun 2025 mendatang bandar udara terbesar yang ada di Indonesia ini diperkirakan dapat memiliki kapasitas mencapai 110 juta penumpang per tahun. Selama satu tahun ini AP II ingin melakukan desain konseptual sampai desain pembangunan yang melibatkan seluruh stakeholder terkait, termasuk pemerintah, otoritas navigasi, maskapai, dan sebagainya.

“Jadi bagaimana tanggapan operator maskapai, dari pihak custom, imigrasi, karantina. Apakah prioritas LCC (maskapai berbiaya murah) atau full service, memberi info dalam 5-10 atau 5-20 tahun ke depan industri transportasi udara yang akan didorong maskapai seperti apa. Belum lagi penumpang, pemerhati layanan udara dan itu akan dirumuskan sehingga tidak sepihak. Kalau itu sudah benar-benar final akan dikunci dalam kesepakatan bersama,” jelas Awaluddin.

AP II juga akan melakukan basic design terkait luas terminal, penempatan fasilitas terminal, arus pergerakan penumpang sampai kebutuhan sarana penunjang kebandarudaraan. Lalu desain pembangunan yang mencakup rencana anggaran biaya hingga jenis material yang hendak digunakan. Pembangunan Terminal 4 Bandara Soetta rencananya akan dimulai tahun 2021 dan selesai tahun 2024. “Berarti di atas semester I 2021 konstruksi berjalan, Presiden (Joko Widodo) minta 3 tahun jadi 2024 diharapkan bisa selesai,” pungkasnya.