Desain Dimulai, Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta Digarap 2021

JAKARTA – Proyek Internasional dipastikan akan mulai dikerjakan pada pertengahan tahun 2021 mendatang. Pasalnya, proses lelang terminal tersebut sudah dituntaskan oleh PT Angkasa Pura II selaku operator dan dimenangkan oleh KSO (Kerja Sama Operasi) Karya Bersama Nusantara, yang terdiri dari PT Bina Karya, Yooshin Engineering Corp., dan PT LAPI Divusi.

Desain Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta

Desain Terminal 4 Bandara Soekarno-Hatta – rmco.id

“Setelah desain ditetapkan, langkah selanjutnya adalah perumusan desain antara PT Angkasa Pura II dan KSO Karya Bersama Nusantara. Desain itu mencakup desain perencanaan teknis, struktur pembiayaan, dan desain penataan keseluruhan terminal,” papar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin. “Kick off design pembangunan Terminal 4 baru akan dilakukan 2021 dan diharapkan tuntas pada awal 2024.”

Awaluddin menambahkan, Terminal 4 ini nantinya akan menjadi terminal terbesar di Indonesia, dengan kapasitas 40 juta per tahun. Karena dibangun tahun 2021, terminal tersebut harus mengakomodasi kebutuhan di masa depan, dengan konsep yang mengarah ke advanced technology, yakni smart environment, smart mobility, dan smart security. 

Konsep smart environment itu harus disesuaikan dengan kondisi di Indonesia dan tidak harus meniru mentah apa yang diterapkan di luar negeri. Terkait dengan smart mobility, Terminal 4 bakal banyak menyediakan self-check in counter, self-baggage drop, serta mendukung lain, seperti mobile check-in dan fasilitas lain sesuai dengan tren traveler saat ini. Sementara, smart security, Terminal 4 akan mengimplementasikan smart CCTV serta full body scanner x-ray dan peralatan keamanan terkini lain.

Tidak cuma itu, nantinya Terminal 4 akan banyak memberikan melalui teknologi berbasis alias robot. Menurut Awaluddin, inovasi teknologi yang akan dilakukan antara lain melalui pemanfaatan artificial intelligence (AI atau kecerdasan buatan), internet of things, big data analytics, roboting, automation, virtual reality, hingga augmented reality. 

“Melalui pengembangan Terminal 4 Bandara Internasional Soekarno Hatta, PT Angkasa Pura II akan ikut mendorong kinerja sektor kebandarudaraan dan industri penerbangan nasional ke level yang lebih tinggi dari sekarang, tidak berkutat di hal-hal konvensional,” tambah Awaluddin. “Kami ingin mewujudkan era baru berbasis infrastruktur digital di pelayanan kebandaraudaraan.”