Telah Diuji Coba, Skytrain Bakal Segera Layani Penumpang di Terminal 1

Tangerang – Pada Jumat (10/11) lalu PT Angkasa Pura (AP) II melakukan uji coba pengoperasian atau layang di Internasional untuk trase Terminal 2 ke , demikian pula sebaliknya. Simulasi dioperasikannya skytrain ini dimulai jam 10.00 WIB oleh tim penguji, termasuk pengemudi, namun tak melibatkan atau personel yang lain.

 Skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta Diuji coba - eljohnnews.com


Skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta Diuji coba – eljohnnews.com

Usai menjalani uji coba sekitar 1 minggu, proses dilanjutkan dengan verifikasi oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan sebagai salah satu syarat pengoperasian skytrain rute Terminal 2 – Terminal 1. “Dimulai dari simulasi lalu verifikasi dari regulator, kami harapkan kereta layang di terminal 1 sudah dapat dioperasikan pada pertengahan bulan ini,” ungkap Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin, seperti dilansir Beritasatu.

Simulasi skytrain yang dilakukan oleh PT AP II meliputi pengecekan lintasan, tempat pemberhentian, dan operasional kereta layang. “Terhubungnya seluruh terminal dengan jalur kereta layang sepanjang 3 km akan meningkatkan standar pelayanan kepada penumpang pesawat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan membawa bandara ini sejajar dengan bandara berkelas dunia lainnya,” ungkap Awaluddin.

Skytrain sendiri telah mulai melayani perpindahan para penumpang dari Terminal 3 ke Terminal 2 mulai bulan September 2017 lalu. Jika sudah beroperasi secara penuh, maka pengembangan selanjutnya beralih ke pembangunan shelter di integrated building yang terkoneksi dengan stasiun kereta bandara, sehingga jalur atau trase ketika sudah beroperasi penuh nantinya adalah Terminal 3 – Terminal 2 – integrated building – Terminal 1. “Ke depan jalur atau trase kereta layang saat sudah beroperasi penuh adalah terminal 3 – terminal 2 – integrated building – terminal 1,” jelas Awaluddin.

Dengan adanya kereta layang di integrated building kelak diharapkan bisa mempermudah perpindahan penumpang kereta bandara yang ingin menuju terminal maupun sebaliknya, dari terminal ke stasiun. Rute kereta bandara yang mencakup Stasiun Manggarai – Sudirman Baru – Duri – Batu Ceper – Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditargetkan resmi beroperasi dalam waktu dekat ini.

“Beroperasinya kereta layang dan kereta bandara diharapkan membawa peringkat Bandara Internasional Soekarno-Hatta meningkat dari saat ini di posisi 40 dunia, selain tentunya kami juga menargetkan bandara terbesar di Indonesia ini dapat meraih sertifikasi Bintang 5 dari ,” tandas Awaluddin.