Tahap Studi Kelayakan, Proyek Bandara Soekarno-Hatta II Masih Panjang

JAKARTA – Internasional II ternyata masih sangat panjang. Pasalnya, hingga detik ini masih dalam tahap studi kelayakan sebelum proyek tersebut benar-benar dikerjakan. Sementara, Kementerian Perhubungan malah mengaku belum menerima proposal formal megaproyek tersebut.

Direktur Teknik dan Operasi Angkasa Pura II, Djoko Murjatmodjo – detik.com

pembangunan proyek bandara tersebut masih sangat panjang. Ini masih dalam tahap awal sekali. Kami sedang mengerjakan studi kelayakan,” jelas Direktur Teknik dan Operasi Angkasa Pura II, Djoko Murjatmodjo, dilansir Bisnis. “Kendati demikian, gambaran mengenai recognition survey telah dimiliki dan akan dibangun di sekitar Bandara Soekarno-Hatta.”

Djoko melanjutkan, proses studi kelayakan menjadi tahapan penting yang harus dilakukan. Terlebih, pembangunan bandara tersebut direncanakan menggunakan proses pembuatan daratan baru dari dasar laut atau reklamasi. Menurut Peraturan Presiden No. 122 tahun 2012 tentang Reklamasi di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, pembangunan yang akan dilakukan di lepas pantai mewajibkan adanya izin reklamasi.

“Setelah studi kelayakan selesai, akan segera dikirimkan kepada Gubernur Banten dan Menteri KKP untuk dimintai izin reklamasi. Studi kelayakan ini meliputi teknis, ekonomi-finansial, dan lingkungan hidup,” sambung Djoko. “Ini juga bukan proyek Rp1-2 triliun, butuh dana yang sangat besar. Kami pasti akan undang pihak swasta, tetapi hingga kini belum ada pembicaraan ke arah itu.”

Sementara itu, Kementerian Perhubungan mengaku hingga saat ini belum mendapatkan laporan proposal resmi dari pihak manapun terkait dengan rencana pembangunan Bandara Internasional Soekarno-Hatta II. Pembangunan bandara tersebut belum dibahas secara detail di internal kementerian. “Hingga saat ini, belum ada proposal formal yang masuk ke direktorat,” kata Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana Banguningsih.

Pembangunan Bandara Soekarno-Hatta II sendiri dirasa penting karena Bandara Soekarno-Hatta dinilai sudah tidak sanggup menampung jumlah yang terus meningkat. Meski bandara tersebut terus meningkatkan kapasitas dengan rencana pembangunan 4, namun diprediksi tidak akan dapat menampung sekitar 80 juta pengunjung pada tahun ini.