Sudah Overload, Sampah di Bandara Soetta Bakal Diolah di TPA Rawa Kucing

– Penanganan sampah di saat ini sudah semakin meningkat hingga mengalami overload karena aktivitas yang ada di Soetta juga makin padat dari hari ke hari. Oleh karenanya, PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola Soetta akan bekerjasama dengan Kota (Pemkot) Tangerang untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah.

Dewandono Prasetyo Nugroho - www.tribunnews.com

Dewandono Prasetyo Nugroho – www.tribunnews.com

“Sampah di bandara sudah overload. Makanya, kami harapkan kerja sama dengan Pemkot Tangerang,” ujar Manager Komunikasi PT Angkasa Pura II cabang Bandara Soetta, Dewandono Prasetyo Nugroho, di Tangerang, Banten, Selasa (17/10), seperti dilansir Metrotvnews.

Prasetyo menuturkan bahwa dirinya bersama Senior Manager Bandara Soetta, Suriawan Wakan telah mendatangi Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang untuk mendiskusikan perihal pengelolaan sampah dengan Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah. “Kami bicarakan bersama pak Wali Kota mengenai sistem pengelolaannya. Ini masih dalam proses pembahasan,” jelas Pras.

Ke depannya, sampah yang ada di Bandara Soetta akan dikelola lebih lanjut di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari. Sampah-sampah yang berasal dari Bandara Soetta akan diolah dengan sampah-sampah yang berasal dari 13 kecamatan yang masih berada di Kota Tangerang.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha TPA Rawa Kucing Masan menuturkan jika TPA Rawa Kucing masih mampu menampung volume sampah tambahan dari Bandara Soetta. “Kami masih sanggup menampung dan mengelola sampah bandara. Lahannya masih tersedia,” jelas Masan.

Lebih lanjut Masan mengungkapkan, TPA Rawa Kucing sanggup menampung sekitar 1.400 ton sampah setiap harinya. Di samping itu, sampah-sampah yang berasal dari Bandara Soetta akan diolah secara khusus di TPA Rawa Kucing. “Nantinya sampah bandara mendapatkan pengelolaan yang khusus di TPA Rawa Kucing. Sebab, sampah-sampahnya berbeda dengan sampah yang biasa kami tampung, yang umumnya adalah sampah rumah tangga,” tandas Masan.