Cerai dari Garuda, Sriwijaya Buka Kembali Sejumlah Rute dari Jakarta

Setelah resmi ‘bercerai’ dari , maskapai tengah fokus memulihkan mereka. Ada beberapa langkah yang sudah disiapkan manajemen, salah satunya membuka lagi yang sempat tutup, antara lain Jakarta-Malang, Jakarta-Tanjung-Karang, dan Jakarta-Banyuwangi.

Maskapai Sriwijaya Air membuka kembali sejumlah penerbangan dari Jakarta

Maskapai Sriwijaya Air membuka kembali sejumlah penerbangan dari Jakarta – destinasian.co.id

“Saat polemik dengan Garuda Indonesia November lalu, ada beberapa rute yang tidak kami terbangi, seperti Jakarta-Malang, Jakarta-Tanjung Karang, dan Jakarta-Banyuwangi. Kemungkinan akan dibuka lagi,” ujar Direktur Operasional Sriwijaya Air, Didi Iswandy, dilansir Tempo. “Kami saat ini masih mengantongi izin rute dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan untuk tiga destinasi tersebut. Seumpama sewaktu-waktu ingin menerbangkan kembali ke rute itu, pihak regulator telah memberikan keleluasaan.”

Namun, untuk mengoperasikan kembali beberapa rute tersebut, Didi menuturkan bahwa pihaknya perlu mengaktifkan kembali pesawat-pesawat mereka. Sebanyak sepuluh dari 24 pesawat saat ini masih mandek operasi karena berada dalam masa perawatan. Secara bertahap, Sriwijaya Air akan mengaktifkan seluruh pesawat pada akhir 2020. Sehingga, rute-rute lama beserta frekuensi penerbangan pesawat akan pulih kembali. 

Menurut Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Irwin Jauwena, pihaknya saat ini sudah berhasil mengembalikan jumlah alat produksi yang tadinya sembilan pesawat, sekarang Sriwijaya Air 14 pesawat dan NAM Air 11 pesawat. Dalam waktu dekat, maskapai juga bakal mengoperasikan kembali tiga pesawat tambahan yang saat ini masih dalam proses maintenance.

“Akhir Januari, mudah-mudahan ada penambahan tiga lagi. Secara bertahap, kami coba mengembalikan kepercayaan masyarakat,” kata Jefferson. “Hingga hari ini, masih ada beberapa image yang cukup negatif dari Sriwijaya akibat pemutusan sepihak oleh GMF (anak usaha Garuda di bidang hanggar pesawat, GMF AeroAsia). Kami sedang perbaiki dan citra kami lebih baik.”

Sejalan dengan itu, Sriwijaya Air mengincar para milenial untuk meningkatkan market share rute penerbangan domestik. Pada 2020 ini, perusahaan mematok target menguasai 8% pasar domestik. Target tersebut memang tak terlalu muluk. “Kami sengaja memasang target cukup realistis mengingat pangsa pasar Sriwijaya Air pada 2019 turun menjadi sekitar 7% dibandingkan pada 2018 yang mencapai 10%,” tambah Jefferson.