Skema Keberangkatan Haji di Bandara Soetta Berbeda dari Tahun Lalu

Tangerang – Skema calon jemaah haji 1439 Hijriah melalui , Tangerang, Banten kali ini berbeda dari tahun lalu. Seperti diketahui, pengesahan paspor calon jemaah haji oleh pihak otoritas negara tujuan kini dilakukan sebelum bertolak dari Indonesia.

Erwin Revianto, Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soetta - m.merdekanews.co

Erwin Revianto, Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Soetta – m.merdekanews.co

Prosedur ini diungkapkan langsung oleh Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soetta, Erwin Revianto. “ keberangkatan haji tahun ini yang membedakan adalah pengesahan paspor. Jadi, tidak dilakukan di Arab Saudi akan tetapi di Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Erwin di Bandara Soetta, Senin (9/7), seperti dilansir Tangerangonline.

Pengesahan paspor jemaah haji dilaksanakan oleh petugas Arab Saudi yang ada di Bandara Soetta, sehingga para jemaah yang sampai di Bandara Jeddah atau Madinah nantinya tak perlu lagi menjalani pemeriksaan paspor. “Pengesahan paspor para Jamaah Haji yang dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta berlaku untuk embarkasi Jakarta – Pondok Gede, Jawa Barat, dan Lampung,” beber Erwin.

Nantinya para calon jemaah haji naik ke tak harus melalui terminal penumpang pada umumnya. Kemudian bus jemaah langsung ke apron tanpa melewati waiting lounge penumpang. “Adapun prosesnya, keberangkatan haji seperti biasa. Masuk dari Apron Timur dan langsung menuju Terminal Kedatangan 2E6, tepatnya di Sentra koridor. Di sana dilakukan pengesahan paspor para jamaah oleh pemerintah Arab Saudi. Setelah paspor disahkan, selanjutnya para jemaah kembali naik ke bus melalui Terminal 2 Kedatangan E2 dan langsung menuju ,” ucap Erwin.

Demi mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini, PT Angkasa Pura (AP) II telah menyiapkan sejumlah fasilitas tambahan. “Bandara Soetta siap seperti tahun-tahun sebelumnya. Kami juga menambah fasilitas seperti toilet portable dan musala tambahan,” ujarnya.

Sayangnya untuk tahun ini Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat hanya akan dijadikan embarkasi antara karena panjang landasan pacu (runway) hanya di bawah 3.000 meter. Sedangkan kebutuhan minimum panjang runway untuk pesawat wide body untuk penerbangan haji harus 3.000 meter lebih. “Kalau untuk penyelenggaraan haji tahun ini (Bandara Kertajati) hanya embarkasi antara. Embarkasi penuh kami siapkan untuk tahun depan,” beber Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso.