September, Citilink Buka Rute Solo-Jakarta via Bandara Soekarno-Hatta

SOLO – Pada bulan September mendatang, dikabarkan akan membuka baru dengan Solo-Jakarta. ini nantinya akan menghubungkan Adi Soemarmo dengan . Meski demikian, belum diketahui secara pasti tanggal maskapai ini mulai mengoperasikan penerbangan tersebut.

Maskapai Citilink Bandara Internasional Soekarno-Hatta - wartakota.tribunnews.com

Maskapai Citilink Bandara Internasional Soekarno-Hatta – wartakota.tribunnews.com

“Pada bulan September mendatang, Citilink akan membuka rute baru,” jelas General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman, dilansir Tribun News. “Ada dua tambahan penerbangan untuk rute Solo-Jakarta via Bandara Soekarno-Hatta, sedangkan satu lagi rute penerbangan Solo-Balikpapan.”

Sebelumnya, maskapai yang merupakan anak perusahaan Garuda Indonesia itu memang sudah mengoperasikan rute penerbangan Solo-Jakarta via Bandara Halim Perdanakusuma. Rute ini dioperasikan Citilink setiap hari dengan keberangkatan paling awal 08.45 WIB dan paling akhir pukul 17,45 WIB, serta membutuhkan durasi waktu 1 jam 15 menit non-stop.

“Selain Citilink, Garuda Indonesia juga dalam waktu dekat ini, tepatnya bulan November mendatang, membuka penerbangan rute Solo-Madinah,” sambung Abdullah. “Kalau selama ini ‘kan Solo-Jeddah, sedangkan yang menuju Madinah biasanya dari Jakarta. Jika Garuda Indonesia menambah rute, saya yakin Lion Air juga akan melakukan hal serupa.”

Abdullah menambahkan, saat ini, ada beberapa maskapai yang memang mengurangi frekuensi penerbangan ke beberapa rute sebagai akibat dari low season atau penurunan permintaan dari masyarakat. Beberapa rute yang biasanya dilayani daily (setiap hari) untuk saat ini menurun menjadi seminggu tiga kali, di antaranya rute ke Banjarmasin, Pontianak, dan Lombok.

“Saat ini, PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo melayani 66 frekuensi penerbangan, sedangkan untuk jumlah berangkat setiap harinya sekitar 3.800 ,” sambung Abdullah. “Angka ini turun dari saat peak season yang bisa mencapai 4.200 berangkat per hari. Karena itu, ada beberapa rute yang dikurangi frekuensinya.”