Selama Asian Games 2018, Jumlah Penumpang di Bandara Soetta Diprediksi Naik 8%

Tangerang – Jumlah di selama pelaksanaan pesta olahraga Asian Games 2018 mendatang diperkirakan hanya mengalami kenaikan sebesar 8% dibanding hari biasa. Menurut data PT Angkasa Pura (AP) II pada hari biasa jumlah penumpang berkisar 1.200 orang, sedangkan saat Asian Games 2018 diprediksi naik menjadi 1.300 penumpang per hari.

Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta - www.idntimes.com

Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta – www.idntimes.com

Meski begitu, Direktur Operasi dan Teknik Angkasa Pura II Djoko Murjatmodjo menjelaskan bahwa lonjakan penumpang di Bandara ketika Asian Games 2018 kemungkinan tak akan sebanyak ketika arus dan balik 2018 beberapa waktu lalu. “Tidak sebanyak , saya kira. Kemarin saat , jumlah penumpangnya sekitar 1.400 penumpang per hari,” ucap Djoko, seperti dilansir Kumparan.

Lebih lanjut Djoko mengatakan, kenaikan jumlah penumpang yang tidak terlalu signifikan di Bandara Soekarno-Hatta disebabkan lantaran hanya tingkat keterisian pesawat dengan internasional saja yang naik, sedangkan jumlah tambahan atau extra flight hanya sedikit. “Prediksi kita extra flight tidak banyak, hanya keterisian pesawat internasional ke venue Asian Games yang bertambah,” papar Djoko.

Walau nantinya jumlah penumpang diprediksi tidak bertambah terlalu drastis, Djoko tetap mengimbau para untuk mengajukan extra flight pada selaku pengelola Bandara Soetta. Penambahan extra flight dinilai perlu dilakukan demi menjaring fans dan kontingen atlet Asian Games untuk berwisata ke sejumlah daerah di Indonesia. “Kapasitas kita masih cukup, apalagi kalau siang. Bandara kita ini kan kalau siang minim penerbangan. Kalau ada yang mau extra flight nanti mungkin diarahkan siang,” kata Djoko.

Selain Bandara Soetta, Bandara Sultan ‎Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan juga terus berbenah demi menyambut Asian Games 2018. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah penataan ulang (re-lay out) agar dapat meningkatkan kapasitas tampung bandara. “Lahan yang ada terbatas, sehingga yang kita lakukan adalah relayout ruang-ruang yang ada di bandara,” ucap Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Bayuh Iswantoro.

Re-lay out Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dilakukan dengan menambah instalasi check-in, bag drop, koridor, toilet, dan penambahan ruang conveyor. “Dengan adanya re-lay out ini memperluas bandara dari kapasitas 3,4 juta penumpang per tahun menjadi 4,6 juta per tahun. Penambahannya 33%,” jelasnya.