Selama Arus Mudik & Balik Lebaran, Jumlah Penumpang Bandara Soetta Tembus 3 Juta

Jakarta di Internasional selama arus dan balik 2018 mencapai 3 juta penumpang antara H-8 sampai H+6 Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah. Jumlah tersebut menurut PT Angkasa Pura (AP) II mengalami kenaikan 5,82% dari periode yang sama tahun lalu sebesar 2,83 juta penumpang.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin ketika di wawancarai oleh awak media di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang - tangerangnews.com

Direktur Utama Muhammad Awaluddin ketika di wawancarai oleh awak media di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang – tangerangnews.com

“Khusus untuk Bandara Soekarno-Hatta mencatat 3.016.000 pergerakan penumpang. Artinya tumbuh 6 persen dibandingkan dengan periode yang sama yaitu tahun 2017 lalu,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin di Bandara , Sabtu (23/6), seperti dilansir Tangerangnews.

Sementara itu, volume penumpang tahun ini rupanya tidak seiring dengan pertumbuhan . Berdasarkan data PT AP II, total pergerakan antara H-8 sampai H+2 Lebaran sekitar 19.907 pendaratan dan lepas landas (landing/take off) atau hanya mengalami pertumbuhan sebesar 1,11% dari tahun sebelumnya yang mencapai 19.694 pergerakan .

Menurut Awaluddin, penurunan pergerakan pesawat itu disebabkan oleh kebijakan Bandara Soetta yang membatasi jumlah pesawat kecil. “Dengan jumlah penumpang yang melonjak hampir 6 persen, tapi pertumbuhan pergerakannya hanya 1,11 persen. Ini artinya sekarang maskapai sudah mulai meningkatkan utilisasi unitnya,” jelas Awaluddin.

Lebih lanjut Awaluddin menjelaskan bahwa dengan membaiknya utilisasi juga mempengaruhi jumlah pesawat tambahan yang hilir-mudik di Bandara Soetta. Sepanjang H-8 hingga H+6 Lebaran penerbangan tambahan di Bandara Soetta berjumlah 561 pesawat, atau turun 14,6% dari tahun lalu yang mencapai 657 pesawat.

Perbaikan utilisasi pesawat ini ternyata karena AP II menerapkan kebijakan yang meminta maskapai untuk mengganti operasional pesawat small body (kecil) ke narrow body (berbadan sempit) dan wide body (berbadan lebar) di Bandara Soetta selama 3 tahun terakhir. “Makanya selama dua tahun ini kami tata jenis pesawat yang beroperasi di Soekarno-Hatta, dan pesawat yang small body kami pindahkan ke Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Kertajati,” katanya.

“Periode Lebaran tahun ini sangat baik, tumbuh signifikan dan armada yang digunakan pun termobilisasi dengan maksimal. Itu yang saya sampaikan karena pola libur bersama ini memberikan dampak pola perjalanan penumpang dalam merencanakan arus mudiknya. Kami akan masih memonitor untuk arus balik,” pungkas Awaluddin.