Rute KA Bandara Soetta Diperpanjang ke Bekasi, Tiket Lebih Mahal?

JAKARTA – Untuk meningkatkan okupansi, PT Railink berencana memperpanjang perjalanan Internasional Soekarno-Hatta hingga ke Stasiun pada bulan April 2018 mendatang. Jika rencana ini jadi terealisasi, perjalanan kereta bandara untuk rute tersebut kemungkinan besar akan dibatasi, dengan yang juga lebih mahal dari saat ini.

Petugas Stasiun Sudirman Baru (BNI City) melayani calon penumpang kereta Bandara Soekarno Hatta - liputan6.com

Petugas Stasiun Sudirman Baru (BNI City) melayani calon penumpang kereta Bandara Soekarno Hatta – liputan6.com

“Tidak seperti pengoperasian kereta bandara di Stasiun BNI City (Sudirman Baru) yang perjalanannya mulai dini hari hingga malam hari, perjalanan dari Stasiun Bekas nantinya akan dibatasi,” papar Direktur Utama PT Railink, Heru Kuswanto. “Terbatasnya pengoperasian kereta bandara di Bekasi tersebut dikarenakan Stasiun Bekasi merupakan base dari pengguna .”

Heru menambahkan, untuk jadwal perjalanan, pihaknya hingga saat ini masih mendiskusikan masalah tersebut dengan PT Indonesia (PT KAI). Perjalanan kereta bisa 14 kali per hari jika hanya diberikan non-peak hours KRL antara pukul 09.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB. Namun, jika diizinkan berangkat lebih pagi, akan lebih baik.

“Terkait harga tiketnya, hal itu sebenarnya masih dalam finalisasi dengan Kementerian Perhubungan dan PT KAI sebagai induk perusahaan,” sambung Heru. “Hanya saja, harga tiket dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bekasi akan lebih mahal jika perjalanan hanya berhenti di Stasiun BNI City. Kalau tiket normal Bekasi-Bandara Soekarno-Hatta, sebesar Rp100 ribu per orang. Tetapi, kami mau dan sedang kami hitung dengan tim.”

Di sisi lain, Direktur Operasi PT KAI, Slamet Sutanto, menuturkan bahwa meskipun ada pembangunan double-double track, kondisi rel lama memungkinkan kereta bandara siap beroperasi hingga ke Bekasi. Menurutnya, nanti akan diatur pola operasi-nya agar kapasitas lintas bisa mencukupi. “Dengan demikian, KA Bandara Soekarno-Hatta yang tadinya hanya sampai Stasiun Manggarai, bisa diperpanjang hingga ke Bekasi,” tutur Slamet.